Suka Minum Jus? Kesalahan Sederhana Ini Bisa Mengurangi Kandungan Vitamin di Dalamnya

Kesehatan74 Dilihat

KONCOdewe.com – Mengonsumsi jus buah dan sayuran kerap menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menambah asupan nutrisi dari bahan pangan alami.

Namun, cara mengolah dan menyajikannya ternyata tidak kalah penting.

Jus yang dibuat dengan bahan segar sebaiknya segera diminum setelah selesai dibuat agar kualitas dan kandungan gizinya tetap terjaga.

Jus yang terlalu lama dibiarkan, terlebih hingga disimpan sepanjang hari, dapat mengalami perubahan kualitas.

Paparan udara atau oksigen membuat proses oksidasi berlangsung dan kondisi tersebut berpotensi menurunkan sebagian kandungan vitamin serta senyawa antioksidan yang terdapat secara alami dalam buah dan sayuran.

Jangan Terburu-buru Menambahkan Gula dan Garam

Jika jus dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup sehat, penambahan gula atau garam sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan.

Rasa buah dan sayuran yang digunakan sebenarnya sudah memberikan cita rasa alami.

Apabila rasa jus terasa kurang sesuai dengan selera, bahan lain yang memiliki rasa lebih segar dapat menjadi pilihan.

Salah satunya adalah lemon yang bisa dicampurkan secukupnya untuk memberikan sensasi asam dan menyegarkan tanpa harus mengandalkan tambahan gula.

Pastikan Buah dan Sayuran Benar-benar Segar

Kualitas bahan baku menjadi bagian penting dalam membuat jus.

Buah dan sayuran yang digunakan sebaiknya masih dalam kondisi segar serta telah dicuci hingga bersih sebelum diolah.

Untuk buah tertentu, kulitnya dapat dikupas terlebih dahulu.

Terutama jika bagian tersebut tidak biasa dikonsumsi atau dikhawatirkan masih menyimpan residu dari proses budidaya maupun pelapis tertentu. Namun, tidak semua buah harus dikupas.

Buah yang memiliki kulit tipis, tidak keras, dan aman dimakan justru dapat diolah bersama kulitnya setelah dicuci dengan baik.

BACA:  Cara Membuat Jus yang Benar, Tak Punya Juicer? Cara Manual Tetap Bisa Menghasilkan Minuman Bernutrisi

Sebab, beberapa bagian kulit buah juga mengandung serat dan berbagai zat gizi yang dapat memberikan nilai tambah.

Segera Olah Setelah Dipotong

Setelah dibersihkan, buah dan sayuran dapat dipotong menjadi beberapa bagian sesuai kebutuhan.

Potongan tersebut sebaiknya segera diproses dan tidak dibiarkan terlalu lama dalam keadaan terbuka.

Penggunaan juicer dapat menjadi salah satu cara praktis untuk mengolah buah dan sayuran segar.

Alat tersebut membantu memproses bahan menjadi minuman dengan tekstur yang lebih halus sekaligus memudahkan pengolahan berbagai jenis buah dan sayuran.

Namun, tidak memiliki juicer bukan berarti menjadi hambatan untuk menikmati jus.

Pengolahan dapat dilakukan dengan blender, atau secara manual dengan cara melumatkan dan memeras bahan yang telah dipersiapkan.

Kesegaran Menjadi Kunci

Menikmati jus bukan hanya soal memilih buah dan sayuran yang dianggap kaya nutrisi.

Proses mulai dari pemilihan bahan, pencucian, pemotongan, hingga penyajian juga perlu diperhatikan.

Jus yang dibuat dari bahan segar, diolah dengan bersih, dan segera dikonsumsi menjadi pilihan yang lebih baik untuk mempertahankan kualitasnya.

Dengan cara penyajian yang tepat, minuman berbahan buah dan sayuran tersebut dapat menjadi bagian dari pola makan yang lebih beragam dan seimbang. (kangtop)