Harga Telur Ayam Ras Turun Jadi Rp 29.700 per Kg, Ini Pergerakan Harga Pangan Terbaru

Kombis29 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga telur ayam ras segar di pasar tradisional secara nasional mengalami penurunan pada Minggu (11/10/2026).

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, harga rata-rata telur ayam ras tercatat Rp 29.700 per kilogram, turun Rp 150 dibandingkan periode sebelumnya.

Penurunan harga ini menjadi informasi penting bagi masyarakat, terutama rumah tangga dan pelaku usaha kuliner yang menjadikan telur sebagai salah satu bahan pangan sehari-hari.

Meski demikian, harga yang dibayarkan konsumen di setiap daerah bisa berbeda, bergantung pada kondisi pasokan dan permintaan setempat.

Sementara itu, sejumlah komoditas pangan lainnya justru mengalami kenaikan. Harga cabai rawit merah mencapai Rp 103.450 per kilogram setelah naik Rp 2.900 atau 2,88 persen.

Cabai merah keriting meningkat Rp 9.600 menjadi Rp 84.300 per kilogram, sedangkan cabai merah besar naik Rp 7.800 menjadi Rp 70.950 per kilogram.

Adapun cabai rawit hijau bertambah Rp 6.550 menjadi Rp 76.850 per kilogram.

Untuk komoditas bawang, harga bawang merah ukuran sedang turun Rp 250 menjadi Rp 37.050 per kilogram.

Bawang putih ukuran sedang juga turun Rp 150 menjadi Rp 38.800 per kilogram.

Harga beras bergerak bervariasi. Beras kualitas bawah I tetap Rp 14.900 per kilogram, sedangkan kualitas bawah II naik Rp 50 menjadi Rp 14.750.

Beras medium I meningkat Rp 50 menjadi Rp 16.650 per kilogram, sementara medium II bertahan di Rp 16.400.

Beras kualitas super I tidak berubah pada Rp 17.950, sedangkan super II naik Rp 50 menjadi Rp 17.400 per kilogram.

Di kelompok daging, harga daging ayam ras segar turun Rp 550 menjadi Rp 41.350 per kilogram.

BACA:  Harga Cabai Rawit Hijau Hari Ini Minggu 16 Agustus 2026: Tembus Rp55.350 per Kg, Ini Daftar Harga Cabai Lainnya

Sebaliknya, daging sapi kualitas I naik Rp 100 menjadi Rp 152.650 per kilogram, sedangkan kualitas II meningkat Rp 600 menjadi Rp 144.000 per kilogram.

Harga gula pasir premium naik Rp 150 menjadi Rp 20.500 per kilogram, sementara gula pasir lokal bertambah Rp 100 menjadi Rp 19.250.

Minyak goreng curah turun Rp 100 menjadi Rp 20.300 per kilogram. Adapun minyak goreng kemasan bermerek 1 dan 2 masing-masing naik Rp 50 menjadi Rp 24.400 dan Rp 23.600 per kilogram.

Data PIHPS Bank Indonesia tersebut merupakan rata-rata harga pangan di pasar tradisional dari seluruh provinsi.

Harga di tingkat konsumen dapat berbeda-beda sesuai kondisi pasokan, permintaan, dan dinamika pasar di masing-masing wilayah. (kangtop)