Harga Bawang Merah Turun Jadi Rp37.050 per Kg pada 10 Oktober 2026, Simak Pergerakannya

Kombis58 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga bawang merah ukuran sedang mengalami penurunan pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, komoditas ini turun Rp250 atau 0,67 persen menjadi Rp37.050 per kilogram.

Penurunan tersebut terjadi di tengah pergerakan harga sejumlah bahan pangan lain yang justru mengalami kenaikan.

Kondisi ini membuat harga bawang merah menjadi salah satu komoditas yang patut diperhatikan masyarakat saat memantau kebutuhan belanja harian.

Harga Bawang Merah dan Bawang Putih Sama-Sama Turun

Selain bawang merah, harga bawang putih ukuran sedang juga melemah. Komoditas tersebut turun Rp150 atau 0,39 persen menjadi Rp38.500 per kilogram.

Dengan demikian, harga bawang putih masih lebih mahal Rp1.450 per kilogram dibandingkan bawang merah.

Perbedaan harga ini dapat menjadi bahan pertimbangan masyarakat ketika menyusun anggaran belanja dapur.

Harga Beras Bergerak Naik

Berbeda dengan bawang merah, beberapa jenis beras mencatat kenaikan harga. Beras kualitas bawah II naik Rp50 atau 0,34 persen menjadi Rp14.750 per kilogram.

Beras medium I juga naik Rp50 atau 0,3 persen menjadi Rp16.650 per kilogram.

Kenaikan serupa terjadi pada beras kualitas super II yang bertambah Rp50 atau 0,29 persen menjadi Rp17.400 per kilogram.

Sementara itu, beras kualitas bawah I tidak mengalami perubahan dan bertahan di harga Rp14.900 per kilogram.

Beras medium II tetap Rp16.400 per kilogram, sedangkan beras super I masih berada di angka Rp17.950 per kilogram.

Harga Cabai Naik, Rawit Merah Tembus Rp103.450

Kenaikan cukup besar terjadi pada kelompok cabai. Cabai merah besar naik Rp7.800 atau 12,35 persen menjadi Rp70.950 per kilogram.

BACA:  BI Rate Naik Agresif, Rupiah Masih Tertekan di Level Rp17.655 per Dolar AS

Adapun cabai merah keriting melonjak Rp9.600 atau 12,85 persen menjadi Rp84.300 per kilogram.

Harga cabai rawit hijau turut meningkat Rp6.550 atau 9,32 persen menjadi Rp76.850 per kilogram.

Sementara itu, cabai rawit merah naik Rp2.900 atau 2,88 persen menjadi Rp103.450 per kilogram, sekaligus menjadi jenis cabai dengan harga tertinggi dalam data tersebut.

Harga Ayam dan Telur Justru Melemah

Di kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar turun Rp550 atau 1,31 persen menjadi Rp41.350 per kilogram.

Harga telur ayam ras segar juga berkurang Rp150 atau 0,5 persen menjadi Rp29.700 per kilogram.

Sebaliknya, harga daging sapi masih mengalami kenaikan. Daging sapi kualitas I bertambah Rp100 atau 0,07 persen menjadi Rp152.650 per kilogram.

Daging sapi kualitas II naik Rp600 atau 0,42 persen menjadi Rp144.000 per kilogram.

Harga Minyak Goreng dan Gula Bervariasi

Harga minyak goreng curah turun Rp100 atau 0,49 persen menjadi Rp20.300 per kilogram.

Namun, minyak goreng kemasan bermerek 1 naik Rp50 atau 0,21 persen menjadi Rp24.400 per kilogram.

Minyak goreng kemasan bermerek 2 juga bertambah Rp50 atau 0,21 persen menjadi Rp23.600 per kilogram.

Sementara itu, gula pasir kualitas premium naik Rp150 atau 0,74 persen menjadi Rp20.500 per kilogram.

Gula pasir lokal turut mengalami kenaikan Rp100 atau 0,52 persen menjadi Rp19.250 per kilogram.

Pergerakan harga pangan tersebut menunjukkan bahwa perubahan harga tidak terjadi secara seragam.

Harga bawang merah yang turun menjadi Rp37.050 per kilogram dapat menjadi informasi penting bagi masyarakat dalam mengatur pengeluaran, terutama ketika sejumlah komoditas lain mengalami kenaikan.

Data ini merujuk pada harga rata-rata yang tercatat dalam PIHPS Bank Indonesia pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

BACA:  Harga Bawang Putih Masih Stabil di Rp44.150 per Kg, Simak Daftar Harga Pangan Hari Ini

Harga yang ditemukan konsumen di pasar setempat dapat berbeda sesuai lokasi dan kondisi perdagangan. (kangtop)