KONCOdewe.com – Semangka menjadi salah satu buah yang paling banyak dicari ketika cuaca sedang panas.
Daging buahnya yang berair, rasa manis, dan sensasi segarnya membuat semangka cocok dinikmati langsung maupun dijadikan campuran berbagai hidangan.
Namun, memilih semangka yang benar-benar matang dan manis terkadang bukan perkara mudah.
Dari luar, beberapa buah terlihat hampir sama. Ketika sudah dibawa pulang dan dibelah, barulah terlihat apakah dagingnya merah, renyah, dan manis atau justru masih pucat serta kurang matang.
Kabar baiknya, ada sejumlah tanda sederhana yang bisa diperhatikan sebelum membeli.
Kondisi kulit semangka ternyata dapat memberikan petunjuk mengenai tingkat kematangan buah tanpa harus memotongnya terlebih dahulu.
Dilansir dari Allrecipes, sejumlah pakar buah membagikan beberapa cara yang dapat digunakan untuk membantu memilih semangka matang hanya dengan mengamati dan merasakan bagian luarnya.
Perhatikan Bercak Kuning di Bagian Kulit
Salah satu tanda yang cukup penting untuk diperhatikan adalah field spot, yakni bercak pada bagian kulit semangka yang bersentuhan langsung dengan tanah ketika buah tumbuh.
Bercak ini biasanya berada di salah satu sisi semangka dan memiliki warna yang berbeda dibandingkan bagian kulit lainnya.
Pada semangka yang matang, field spot umumnya berwarna kuning krem hingga kuning keemasan.
Warna tersebut dapat menjadi petunjuk bahwa semangka cukup lama berada di tanaman sebelum dipanen sehingga proses pematangan berlangsung dengan baik.
Sebaliknya, jika bagian tersebut masih berwarna putih atau sangat pucat, buah kemungkinan dipanen ketika belum mencapai tingkat kematangan optimal.
Kondisi tersebut dapat membuat rasa manisnya belum berkembang secara maksimal.
Karena itu, ketika berada di pasar atau toko buah, cobalah membalik semangka dan mencari bagian kulit yang memiliki bercak kuning.
Jangan Tertipu Kulit yang Terlalu Mengilap
Penampilan yang mengilap memang sering dianggap sebagai tanda buah masih segar.
Namun, pada semangka, kulit yang terlalu mengilap justru belum tentu menunjukkan bahwa buah sudah matang.
Semangka yang telah mencapai tingkat kematangan biasanya memiliki permukaan kulit yang terlihat lebih kusam atau tidak terlalu berkilau.
Sementara itu, kulit yang sangat mengilap dapat menjadi salah satu petunjuk bahwa buah belum sepenuhnya matang ketika dipanen.
Jadi, jangan hanya memilih semangka berdasarkan penampilannya yang terlihat paling mengilap.
Perhatikan pula apakah permukaannya cenderung kusam dan memiliki tanda-tanda kematangan lainnya.
Cari Guratan Cokelat seperti Jaring
Pernah melihat semangka dengan guratan berwarna cokelat yang membentuk pola seperti jaring pada permukaan kulitnya?
Pola tersebut dikenal dengan istilah webbing. Meski membuat kulit semangka terlihat kurang mulus, tanda ini justru kerap dianggap menarik oleh para pencinta buah.
Webbing berkaitan dengan proses penyerbukan bunga ketika semangka tumbuh.
Salah satu penjelasan yang sering digunakan menyebutkan bahwa pola tersebut muncul akibat aktivitas penyerbukan, termasuk oleh lebah.
Proses penyerbukan yang baik dapat mendukung perkembangan buah.
Karena itu, semangka yang memiliki guratan atau pola webbing terkadang dianggap memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan rasa yang manis.
Tentu saja, webbing bukan jaminan mutlak bahwa setiap semangka pasti manis.
Namun, tanda ini dapat menjadi salah satu pertimbangan ketika dipadukan dengan ciri kematangan lainnya.
Pilih Semangka dengan Bentuk Proporsional
Bentuk buah juga bisa menjadi petunjuk yang cukup sederhana ketika memilih semangka.
Semangka yang tumbuh dengan baik umumnya memiliki bentuk bulat atau lonjong yang relatif simetris.
Permukaannya terlihat proporsional dan tidak memiliki tonjolan, penyok, maupun bagian yang tampak tumbuh secara tidak merata.
Sebaliknya, bentuk yang sangat tidak beraturan terkadang menunjukkan adanya gangguan selama proses pertumbuhan.
Kondisi lingkungan seperti ketersediaan air dan faktor lainnya dapat memengaruhi perkembangan buah.
Karena itu, jika tersedia beberapa pilihan dengan ukuran serupa, semangka yang bentuknya lebih proporsional dapat menjadi pilihan.
Angkat Semangka dan Bandingkan Bobotnya
Cara berikutnya cukup sederhana tetapi sering kali efektif. Jangan hanya melihat semangka dari luar, tetapi coba angkat dan rasakan beratnya.
Semangka memiliki kandungan air yang tinggi. Buah yang matang dan segar biasanya terasa cukup berat dibandingkan ukurannya.
Jika terdapat dua semangka dengan ukuran yang hampir sama, coba angkat keduanya.
Semangka yang terasa lebih berat dapat menjadi pilihan karena kemungkinan memiliki kandungan air yang lebih banyak.
Cara ini juga bisa membantu menghindari buah yang terasa terlalu ringan untuk ukurannya.
Coba Ketuk Permukaannya
Metode mengetuk semangka mungkin terdengar seperti cara lama. Namun, cara ini masih banyak digunakan ketika memilih semangka.
Gunakan buku jari untuk mengetuk bagian permukaan buah. Perhatikan suara yang muncul.
Semangka yang matang umumnya menghasilkan suara yang terdengar lebih dalam, padat, dan sedikit bergema.
Sementara itu, suara yang terlalu tinggi atau nyaring dapat menjadi tanda bahwa buah belum mencapai tingkat kematangan yang diharapkan atau bagian dalamnya tidak terlalu padat.
Meski demikian, teknik mengetuk membutuhkan sedikit pengalaman karena perbedaan suara bisa cukup sulit dikenali bagi orang yang belum terbiasa.
Karena itu, jangan menjadikan suara ketukan sebagai satu-satunya patokan.
Lebih baik menggabungkannya dengan tanda lain seperti warna field spot, kondisi kulit, bentuk, dan bobot buah.
Gabungkan Beberapa Tanda Sebelum Membeli
Memilih semangka yang manis sebenarnya tidak harus dilakukan dengan menebak-nebak.
Ada sejumlah tanda pada bagian luar yang dapat membantu memperbesar peluang mendapatkan buah dengan tingkat kematangan yang baik.
Mulailah dengan melihat field spot. Bercak berwarna kuning krem hingga kuning keemasan dapat menjadi salah satu tanda yang patut diperhatikan.
Kemudian lihat permukaan kulitnya yang cenderung kusam, periksa apakah terdapat webbing, dan pastikan bentuk buah relatif simetris.
Setelah itu, angkat semangka dan bandingkan bobotnya dengan buah lain yang ukurannya hampir sama.
Jika ingin menggunakan cara tradisional, ketuk permukaannya dan dengarkan suara yang dihasilkan.
Tidak ada satu ciri yang dapat menjamin seratus persen semangka akan memiliki rasa manis sesuai harapan.
Namun, dengan menggabungkan beberapa tanda tersebut, peluang memilih semangka yang matang, segar, dan lebih nikmat dapat menjadi lebih besar.
Jadi, sebelum memasukkan semangka ke keranjang belanja, jangan terburu-buru memilih hanya berdasarkan ukuran atau warna kulit.
Luangkan sedikit waktu untuk membalik, mengamati, mengangkat, dan bila perlu mengetuknya.
Dari tanda-tanda sederhana tersebut, Anda bisa lebih cermat menentukan semangka yang layak dibawa pulang. (kangtop)










