Jangan Asal Beli, Ini 5 Tips Memilih dan Menyimpan Emas agar Tetap Aman

Kombis36 Dilihat

KONCOdewe.com – Emas masih menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk menyimpan aset dalam jangka panjang.

Namun, sebelum membeli emas, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar transaksi aman dan emas yang dimiliki tetap terjaga kondisinya.

Mengutip informasi dari laman resmi Logam Mulia dan Galeri24, terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan mulai dari memilih tempat pembelian hingga cara menyimpan emas setelah transaksi.

  1. Pilih Tempat Pembelian yang Terpercaya

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah tempat membeli emas. Pastikan transaksi dilakukan melalui butik, gerai, atau penjual resmi yang memiliki reputasi baik.

Membeli dari tempat terpercaya dapat membantu mengurangi risiko mendapatkan emas palsu atau produk yang tidak jelas asal-usulnya.

Karena itu, jangan mudah tergiur dengan tawaran emas berharga murah dari pihak yang tidak diketahui kredibilitasnya.

  1. Periksa Keaslian Emas

Setelah memastikan tempat pembelian aman, calon pembeli juga perlu mengecek keaslian emas yang hendak dibeli.

Untuk emas Antam, keaslian produk dapat diperiksa dengan memindai QR Code yang terdapat pada kemasan menggunakan aplikasi CertiCard.

Sementara untuk emas UBS, pengecekan serupa dapat dilakukan melalui pemindaian QR Code menggunakan aplikasi UBS Gold.

Langkah sederhana ini penting dilakukan agar pembeli memiliki kepastian mengenai produk yang diperoleh.

  1. Perhatikan Kondisi Kemasan

Sebelum menyelesaikan transaksi, jangan lupa memeriksa kondisi fisik kemasan emas.

Pastikan kemasan tidak rusak, terbuka, atau mengalami kerusakan yang mencurigakan.

Jika menemukan kemasan dalam kondisi kurang baik, pembeli dapat segera menyampaikannya kepada petugas atau penjual.

Pada tempat pembelian resmi, produk umumnya diserahkan dalam kondisi kemasan yang baik.

  1. Simpan Emas di Tempat yang Aman
BACA:  Harga Minyak Goreng Hari Ini, Curah Rp20.550 per Liter, Kemasan Mulai Rp23.400

Setelah emas berada di tangan, perhatian berikutnya adalah soal penyimpanan.

Emas sebaiknya ditempatkan di lokasi yang aman agar terhindar dari risiko kehilangan maupun kerusakan.

Hindari menyimpan emas di tempat yang lembap atau mudah terkena air.

Selain itu, jangan meletakkan emas di bawah atau tertindih benda-benda berat yang berpotensi merusak kemasannya.

Tempat penyimpanan yang kering, aman, dan tidak mudah dijangkau orang lain dapat menjadi pilihan untuk menjaga kondisi emas.

  1. Jangan Sembarangan Merusak Kemasan

Kemasan emas sebaiknya tetap dijaga dan tidak dirusak tanpa alasan yang diperlukan.

Hal ini menjadi penting karena sejumlah produk emas menggunakan QR Code pada bagian kemasannya sebagai salah satu sarana pemeriksaan keaslian.

Apabila kemasan rusak, QR Code bisa saja menjadi sulit dipindai atau terbaca.

Kondisi tersebut berpotensi menyulitkan proses verifikasi ketika emas akan dijual kembali dan dapat memengaruhi nilai transaksi.

Karena itu, selain memperhatikan harga ketika membeli, calon investor emas juga perlu mempertimbangkan aspek keaslian, kondisi kemasan, serta cara penyimpanan.

Dengan menjaga emas dan kemasannya tetap dalam kondisi baik, aset tersebut diharapkan lebih mudah diverifikasi ketika nantinya hendak dijual kembali. (Kangtop)