Harga Bawang Merah Turun, Kini Rp38.850 per Kilogram, Cabai Justru Melonjak

Kombis45 Dilihat

KONCOdewe.com – Pergerakan harga bahan pangan di pasar tradisional kembali menunjukkan kondisi yang beragam.

Salah satu komoditas yang mengalami perubahan adalah bawang merah ukuran sedang, yang justru mencatat penurunan harga di tengah kenaikan sejumlah bahan kebutuhan lainnya.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang diakses melalui laman hargapangan pada 21 Agustus 2026 pukul 09.10 WIB, harga bawang merah turun 1,53 persen menjadi Rp38.850 per kilogram.

Penurunan tersebut membuat bawang merah menjadi salah satu komoditas yang bergerak berlawanan dengan beberapa bahan pangan lain yang mengalami kenaikan.

Kondisi ini menunjukkan harga kebutuhan pokok di pasar masih bergerak dinamis.

Bawang Putih Justru Naik Tipis

Berbeda dengan bawang merah, harga bawang putih ukuran sedang mengalami kenaikan meski relatif kecil.

Harga bawang putih naik 0,12 persen menjadi Rp40.550 per kilogram.

Dengan demikian, harga bawang putih saat ini masih berada di atas harga bawang merah berdasarkan rata-rata nasional tersebut.

Cabai Rawit Merah Naik Paling Tinggi

Sementara itu, cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas dengan kenaikan paling mencolok.

Harganya mencapai Rp70.450 per kilogram, naik Rp7.800 atau 12,45 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Harga cabai rawit hijau juga meningkat 3,25 persen menjadi Rp57.150 per kilogram.

Cabai merah keriting naik 2,38 persen menjadi Rp51.650 per kilogram, sedangkan cabai merah besar bertambah 0,41 persen menjadi Rp49.300 per kilogram.

Harga Daging Ayam dan Sapi Ikut Bergerak

Kenaikan harga juga terjadi pada daging ayam ras segar. Komoditas tersebut naik 1,09 persen menjadi Rp41.800 per kilogram.

BACA:  Update Harga Pangan Minggu Ini: Bawang Merah Sentuh Rp50.950, Cabai Rawit Merah Hampir Rp70 Ribu

Untuk daging sapi kualitas I, harganya meningkat 0,33 persen menjadi Rp151.950 per kilogram.

Sementara daging sapi kualitas II naik 0,1 persen menjadi Rp143.050 per kilogram.

Harga Beras Masih Beragam

Harga beras nasional juga menunjukkan pergerakan yang tidak seragam.

Beras kualitas bawah I naik 0,34 persen menjadi Rp14.850 per kilogram, sedangkan beras bawah II meningkat 1,03 persen menjadi Rp14.750 per kilogram.

Beras medium I masih bertahan di Rp16.500 per kilogram, sementara medium II naik 0,31 persen menjadi Rp16.350 per kilogram.

Untuk beras kualitas super, harga super I mencapai Rp17.800 per kilogram setelah naik 0,28 persen.

Adapun super II naik 0,29 persen menjadi Rp17.300 per kilogram.

Minyak Goreng dan Gula Mengalami Kenaikan

Harga gula pasir premium masih stabil di Rp20.350 per kilogram. Sementara gula pasir lokal naik 0,52 persen menjadi Rp19.150 per kilogram.

Minyak goreng curah juga mengalami kenaikan 0,74 persen menjadi Rp20.500 per kilogram.

Minyak goreng kemasan bermerek I naik menjadi Rp24.350 per kilogram, sedangkan kemasan bermerek II mencapai Rp23.650 per kilogram.

Harga Telur Malah Turun

Di tengah kenaikan berbagai komoditas, harga telur ayam ras segar justru mengalami penurunan tipis.

Harga telur tercatat turun 0,17 persen menjadi Rp29.350 per kilogram.

Dengan demikian, harga bawang merah kini berada di Rp38.850 per kilogram, turun 1,53 persen dari hari sebelumnya.

Sementara bawang putih, cabai, daging, sebagian jenis beras dan minyak goreng menunjukkan kenaikan, menandakan harga pangan nasional masih mengalami perubahan dari waktu ke waktu. (kangtop)