Kebakaran Gunung Bromo Meluas, Bromo Sky Bridge Tak Bisa Dilintasi tapi Ada Kabar Ini

Kabar59 Dilihat

KONCOdewe.com – Kebakaran yang terjadi di kawasan Gunung Bromo kini meluas dari titik awal di Bukit Dengklik, Tosari, hingga mendekati Bukit Kedasih, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Kondisi tersebut membuat pengelola Bromo Sky Bridge atau jembatan kaca mengambil keputusan untuk menutup akses wisatawan demi menjaga keselamatan.

Meski titik api disebut masih berada dalam jarak yang relatif aman dari kawasan jembatan, kepulan asap tebal mulai terasa mengganggu aktivitas pengunjung.

Pengelola pun memilih meningkatkan kewaspadaan dengan membatasi akses menuju jembatan kaca.

Api Mulai Mendekati Kawasan Wisata

Mengutip detik.com. Manager Bromo Sky Bridge Bambang Heriwahjudi menjelaskan bahwa keputusan penutupan dilakukan setelah pihaknya memantau perkembangan kebakaran.

Pergerakan titik api yang semakin mendekati kawasan wisata menjadi salah satu alasan utama akses jembatan dihentikan sementara.

Menurutnya, asap yang berasal dari area kebakaran juga sudah mulai mengganggu kenyamanan wisatawan.

Meski jarak api masih dianggap aman, pengelola tidak ingin mengambil risiko apabila arah pergerakan api berubah sewaktu-waktu.

Faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam keputusan tersebut.

Pengelola memilih melakukan langkah antisipasi sebelum kondisi kebakaran berpotensi membahayakan wisatawan yang berada di sekitar jembatan.

Wisatawan Masih Bisa Menikmati Pemandangan

Dengan penutupan sementara ini, wisatawan belum diperbolehkan melintasi area Bromo Sky Bridge.

Namun, kawasan wisata tersebut tidak sepenuhnya ditutup.

Pengunjung masih dapat datang dan menikmati panorama dari area luar jembatan kaca.

Selain itu, fasilitas kafe juga tetap beroperasi sehingga wisatawan masih bisa bersantai sambil menikmati suasana sekitar.

Pengelola mengimbau wisatawan untuk tetap memperhatikan perkembangan kondisi kebakaran dan mengikuti arahan petugas selama berada di kawasan Bromo.

BACA:  Kobaran Api Menghanguskan 176 Hektare di Bromo, Empat Akses Wisata Ditutup, Ini Dugaan Penyebabnya

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas wisata tetap berlangsung dengan mengutamakan keselamatan pengunjung. (kangtop)