KONCOdewe.com – Masyarakat yang akan mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina pada Minggu, 26 Juli 2026, perlu mengetahui daftar harga BBM terbaru yang berlaku di berbagai wilayah Indonesia.
Hingga akhir Juli ini, PT Pertamina (Persero) masih menerapkan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai diberlakukan sejak 1 Juli 2026.
Dalam penyesuaian tersebut, sejumlah produk nonsubsidi mengalami penurunan harga, antara lain Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Sementara itu, harga Pertamax, Pertamax Green 95, serta BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar masih dipertahankan.
BBM Nonsubsidi Masih Mengalami Penurunan Harga
Sejak awal Juli, Pertamina memangkas harga beberapa jenis BBM nonsubsidi sebagai bagian dari penyesuaian terhadap perkembangan harga energi di pasar global.
Untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya.
Pertamax Turbo kini dipasarkan seharga Rp19.300 per liter, turun dari sebelumnya Rp20.750 per liter.
Selain itu, Dexlite juga mengalami penurunan menjadi Rp19.700 per liter dari sebelumnya Rp23.000 per liter.
Adapun Pertamina Dex kini dijual Rp21.150 per liter, lebih rendah dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp24.800 per liter.
Pertamax dan BBM Subsidi Tetap
Di sisi lain, Pertamina belum mengubah harga Pertamax maupun Pertamax Green 95.
Kedua produk tersebut masing-masing masih dijual Rp16.250 per liter dan Rp17.000 per liter.
Begitu pula dengan BBM bersubsidi.
Harga Pertalite tetap berada di angka Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar subsidi masih dipasarkan seharga Rp6.800 per liter.
Daftar Harga BBM Pertamina di Berbagai Wilayah
Untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga BBM yang berlaku adalah Pertalite Rp10.000 per liter, Biosolar Rp6.800 per liter.
Pertamax Rp16.250 per liter, Pertamax Turbo Rp19.300 per liter, Pertamax Green 95 Rp17.000 per liter, Dexlite Rp19.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp21.150 per liter.
Di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung, Pertamax dijual Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo Rp19.750 per liter, Dexlite Rp20.150 per liter, dan Pertamina Dex Rp21.650 per liter.
Sementara Pertalite serta Biosolar masing-masing tetap Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.
Untuk Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Pertamax dipatok Rp17.000 per liter, Pertamax Turbo Rp20.150 per liter, Dexlite Rp20.550 per liter, dan Pertamina Dex Rp22.100 per liter.
Di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Sabang, Pertamax dijual Rp15.250 per liter dan Dexlite Rp18.450 per liter.
Sedangkan di FTZ Batam, harga Pertamax Rp15.500 per liter, Pertamax Turbo Rp18.350 per liter, Dexlite Rp18.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp20.100 per liter.
Untuk wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, harga Pertamax tetap Rp16.250 per liter, Pertamax Turbo Rp19.300 per liter.
Dexlite Rp19.700 per liter, Pertamina Dex Rp21.150 per liter, sedangkan Biosolar nonsubsidi dipasarkan Rp19.600 per liter.
Sementara itu, wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi, Maluku, hingga Papua juga menerapkan harga yang bervariasi sesuai ketentuan masing-masing daerah.
Secara umum, Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter, sedangkan harga Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex menyesuaikan kebijakan regional yang berlaku.
Dengan daftar harga tersebut, masyarakat dapat menyesuaikan pilihan BBM sesuai kebutuhan kendaraan.
Sekaligus mengetahui tarif terbaru yang berlaku di wilayah masing-masing sebelum melakukan pengisian di SPBU Pertamina. (kangtop)











