Update Harga Pangan 24 Juli 2026: Bawang Putih Masih di Level Rp42.000 per Kg

Kombis45 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga bawang putih masih menjadi salah satu komoditas yang dipantau masyarakat.

Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia pada Jumat (24/7/2026) pukul 10.30 WIB.

Rata-rata harga bawang putih di tingkat pedagang eceran tercatat Rp42.000 per kilogram.

Sementara itu, bawang merah dipasarkan sedikit lebih tinggi, yakni sekitar Rp42.500 per kilogram.

Selain komoditas bumbu dapur, PIHPS juga memperbarui harga berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Cabai rawit merah dijual rata-rata Rp46.200 per kilogram, cabai rawit hijau Rp47.300 per kilogram.

Cabai merah besar Rp44.250 per kilogram, cabai merah keriting Rp40.400 per kilogram, sedangkan telur ayam ras dipasarkan sekitar Rp28.200 per kilogram.

Harga Beras Berdasarkan Kelas Mutu

Untuk komoditas beras, harga masih dibedakan berdasarkan kualitasnya.

Beras kualitas bawah I dipasarkan Rp14.700 per kilogram, sedangkan kualitas bawah II Rp14.450 per kilogram.

Beras medium kualitas I dijual sekitar Rp15.900 per kilogram dan medium kualitas II Rp15.600 per kilogram.

Sementara itu, beras kualitas super I mencapai Rp17.000 per kilogram, sedangkan kualitas super II berada di kisaran Rp16.450 per kilogram.

Daging, Gula Pasir, dan Minyak Goreng

Pada kelompok protein hewani, daging ayam ras segar dipasarkan sekitar Rp35.900 per kilogram.

Sementara itu, daging sapi kualitas I dijual dengan harga rata-rata Rp148.750 per kilogram, sedangkan kualitas II berada di level Rp141.750 per kilogram.

Untuk kebutuhan pokok lainnya, gula pasir premium dipasarkan sekitar Rp20.050 per kilogram, gula pasir lokal Rp18.900 per kilogram.

Sedangkan minyak goreng curah dijual Rp20.150 per liter.

Adapun minyak goreng kemasan bermerek I dan II masing-masing dibanderol Rp23.900 dan Rp23.700 per liter.

BACA:  Harga Bawang Merah Turun Jadi Rp47.800 per Kg, Kabar Baik untuk Ibu Rumah Tangga

Seluruh harga tersebut merupakan rata-rata nasional di tingkat pedagang eceran berdasarkan data PIHPS Nasional.

Besaran harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasokan, distribusi, dan kondisi pasar di berbagai daerah. (kangtop)