Harga Cabai Merah Besar Masih Bertahan Rp46.200 per Kg, Cek Update Harga Pangan Hari Ini

Kombis44 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga cabai merah besar masih menjadi perhatian pada perdagangan Selasa (14/7/2026).

Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia hingga pukul 09.30 WIB, komoditas ini diperdagangkan di level Rp46.200 per kilogram.

Sementara itu, cabai merah keriting tercatat sebesar Rp51.800 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah masih menjadi yang tertinggi di kelompok cabai dengan harga Rp63.900 per kilogram.

Selain komoditas cabai, PIHPS juga mencatat harga cabai rawit hijau berada di angka Rp36.000 per kilogram.

Untuk kebutuhan dapur lainnya, bawang merah dijual Rp50.700 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di level Rp46.200 per kilogram.

Adapun telur ayam ras diperdagangkan seharga Rp29.250 per kilogram.

Di kelompok beras, harga beras kualitas bawah I tercatat Rp16.250 per kilogram dan kualitas bawah II Rp15.600 per kilogram.

Beras kualitas medium I dijual Rp17.350 per kilogram, medium II Rp16.450 per kilogram, sedangkan beras kualitas super I mencapai Rp18.800 per kilogram dan super II sebesar Rp17.700 per kilogram.

Untuk komoditas protein hewani, daging ayam ras segar dipasarkan dengan harga rata-rata Rp41.900 per kilogram.

Sementara itu, daging sapi kualitas I tercatat Rp151.650 per kilogram, sedangkan kualitas II dijual Rp145.650 per kilogram.

Harga gula pasir juga relatif stabil. Gula pasir premium diperdagangkan Rp22.300 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal berada di level Rp19.150 per kilogram.

Pada kelompok minyak goreng, minyak goreng curah dijual Rp21.350 per liter.

Sementara minyak goreng kemasan bermerek I dipasarkan Rp25.000 per liter dan kemasan bermerek II sebesar Rp23.350 per liter.

BACA:  Harga BBM Pertamina Terbaru 18 Juni 2026 Dirilis, Ada yang Naik dan Turun, Cek Daerahmu!

Data tersebut merupakan rata-rata harga eceran nasional yang dihimpun PIHPS Bank Indonesia.

Harga di masing-masing daerah dapat berbeda bergantung pada kondisi pasokan, distribusi, serta tingkat permintaan di pasar. (kangtop)