Jerman Tumbang 1-2 dari Ekuador, Tapi Tetap Lolos sebagai Juara Grup, Kok Bisa?

Olahraga48 Dilihat

KONCOdewe.com – Timnas Jerman harus menelan kekalahan pada pertandingan terakhir Grup E Piala Dunia 2026 setelah dipaksa menyerah 1-2 dari Timnas Ekuador.

Meski sempat unggul cepat di awal laga, Die Mannschaft gagal mempertahankan keunggulan dan akhirnya dipaksa mengakui keunggulan wakil Amerika Selatan tersebut.

Pertandingan yang berlangsung di New Jersey Stadium, New York, Amerika Serikat, Jumat (26/6/2026) dini hari WIB itu berlangsung sengit sejak menit-menit awal.

Jerman membuka keunggulan hanya dua menit setelah sepak mula melalui Leroy Sane.

Namun, Ekuador mampu bangkit dan membalikkan keadaan lewat gol Nilson Angulo serta Gonzalo Plata.

Meskipun kalah, hasil tersebut tidak memengaruhi langkah Jerman ke fase gugur.

Tim asuhan Julian Nagelsmann tetap finis sebagai juara Grup E setelah mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan.

Jerman Tetap Juara Grup, Ekuador Lolos sebagai Peringkat Ketiga Terbaik

Jerman mengakhiri fase grup dengan catatan dua kemenangan dan satu kekalahan.

Mereka mengumpulkan enam poin, jumlah yang sama dengan Pantai Gading yang sukses menundukkan Curacao 2-0 pada pertandingan lainnya.

Namun, Die Mannschaft berhak menempati posisi puncak klasemen berkat keunggulan selisih gol atas Pantai Gading.

Sementara itu, kemenangan atas Jerman membawa Ekuador finis di peringkat ketiga dengan koleksi empat poin hasil satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Beberapa saat setelah seluruh pertandingan usai, FIFA memastikan Ekuador berhasil melaju ke babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Sebaliknya, Curacao harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 setelah hanya mengumpulkan satu poin dari tiga pertandingan dan menempati posisi juru kunci Grup E.

BACA:  Portugal Tersingkir Secara Dramatis, Gol Injury Time Spanyol Bikin Ronaldo Gigit Jari

Ekuador Akhiri Rekor Buruk Melawan Jerman

Kemenangan ini menjadi catatan bersejarah bagi Ekuador.

Untuk pertama kalinya mereka mampu mengalahkan Jerman setelah selalu kalah dalam tiga pertemuan sebelumnya.

Sebelumnya, Ekuador pernah menyerah 0-3 dari Jerman pada Piala Dunia 2006 serta kalah 2-4 dalam laga uji coba internasional tahun 2013.

Rekor buruk tersebut akhirnya berhasil dipatahkan di ajang Piala Dunia 2026.

Jalannya Pertandingan

Jerman langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan.

Baru memasuki menit kedua, Leroy Sane berhasil membawa timnya unggul setelah memanfaatkan umpan matang Florian Wirtz sebelum melepaskan penyelesaian akurat dari dalam kotak penalti.

Keunggulan itu tidak bertahan lama.

Ekuador langsung merespons pada menit kesembilan melalui tendangan keras Nilson Angulo dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau Manuel Neuer sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Jerman berusaha kembali menekan. Pada menit ke-14, Felix Nmecha melepaskan tembakan jarak jauh, tetapi bola masih melenceng dari sasaran.

Kesempatan emas juga didapat Kai Havertz lewat sundulan pada menit ke-25, namun kiper Hernan Galindez mampu mengamankannya tanpa kesulitan berarti.

Hingga turun minum, kedua tim tetap bermain imbang 1-1.

Gol Plata Tentukan Kemenangan Ekuador

Memasuki babak kedua, Jerman sempat berharap mendapat hadiah penalti setelah Kai Havertz terjatuh di kotak terlarang.

Namun setelah meninjau tayangan VAR, wasit membatalkan keputusan tersebut.

Ekuador kemudian meningkatkan intensitas serangan.

Pada menit ke-66, Manuel Neuer melakukan penyelamatan penting dengan menepis tendangan setengah voli Enner Valencia yang mengarah ke gawang.

Gol kemenangan akhirnya lahir pada menit ke-77 melalui Gonzalo Plata.

Berawal dari situasi sepak pojok, Kevin Rodriguez menyundul bola ke area depan gawang.

Manuel Neuer hampir berhasil mengamankannya, tetapi Plata lebih cepat menyambar bola dan menceploskannya ke dalam gawang.

BACA:  Spanyol Gilas Arab Saudi 4-0, Lamine Yamal Cetak Gol Perdana di Piala Dunia 2026

Jerman terus menggempur pertahanan Ekuador di sisa waktu pertandingan.

Namun, disiplin lini belakang Ekuador mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kekalahan ini juga menjadi catatan kurang baik bagi Manuel Neuer.

Hingga berakhirnya fase grup, penjaga gawang veteran tersebut tercatat telah kebobolan empat gol, lebih banyak dibanding jumlah penyelamatan yang ia lakukan sepanjang turnamen, yakni tiga kali.

Susunan Pemain

Ekuador (4-4-2): Hernan Galindez; Piero Hincapie (Estupinan 71′), Willian Pacho, Joel Ordonez, Alan Franco (Preciado 64′); Nilson Angulo (Caicedo 85′), Moises Caicedo, Pedro Vite, John Yeboah (Torres 85′); Enner Valencia (Rodriguez 64′), Gonzalo Plata.
Pelatih: Sebastian Beccacece.

Jerman (4-2-3-1): Manuel Neuer; Joshua Kimmich (Thiaw 60′), Jonathan Tah, Antonio Rudiger, David Raum; Aleksandar Pavlovic (Stiller 46′), Felix Nmecha (Beier 64′); Leroy Sane, Jamal Musiala, Florian Wirtz (Pascal Gross 73′); Kai Havertz (Undav 60′).
Pelatih: Julian Nagelsmann.