KONCOdewe.com – Timnas Belanda memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status juara Grup F usai menundukkan Tunisia 3-1 pada laga terakhir fase grup.
Pertandingan yang berlangsung di Kansas City Stadium, Jumat (26/6/2026) pagi WIB, memperlihatkan dominasi De Oranje yang tampil efektif sejak peluit awal dibunyikan.
Belanda membuka keunggulan melalui gol bunuh diri Ellyes Skhiri sebelum Brian Brobbey menggandakan skor.
Tunisia sempat memperkecil ketertinggalan lewat Hazem Mastouri pada babak kedua, tetapi Jan Paul van Hecke memastikan kemenangan Belanda melalui gol ketiga yang menutup pertandingan dengan skor 3-1.
Hasil tersebut mengantarkan skuad asuhan Ronald Koeman mengoleksi tujuh poin dan finis sebagai pemuncak klasemen Grup F.
Sebaliknya, Tunisia gagal melanjutkan perjalanan setelah tak mampu menambah poin di laga penentuan.
Belanda Langsung Mengambil Kendali
Meski Tunisia sempat memberikan ancaman saat pertandingan baru berjalan dua menit, peluang yang diperoleh Ismael Gharbi gagal berbuah gol setelah sepakannya melambung di atas mistar gawang Bart Verbruggen.
Belanda justru mampu memanfaatkan situasi pada menit berikutnya.
Sebuah umpan silang mendatar ke depan gawang berusaha dihalau Ellyes Skhiri, namun bola malah berbelok masuk ke gawang sendiri.
Gol bunuh diri itu membuat Belanda unggul cepat 1-0 sekaligus mencatatkan gol bunuh diri ke-12 sepanjang Piala Dunia 2026, menyamai rekor terbanyak dalam satu edisi turnamen yang sebelumnya terjadi pada Piala Dunia 2018.
Keunggulan tersebut semakin menambah kepercayaan diri De Oranje. Pada menit ketujuh, Virgil van Dijk mengirim umpan matang ke kotak penalti yang diselesaikan Brian Brobbey dengan sontekan jarak dekat.
Penyerang Belanda itu sukses mencetak gol ketiganya di turnamen setelah lolos dari kawalan lini belakang Tunisia.
Unggul dua gol membuat Belanda semakin leluasa mengendalikan tempo pertandingan.
Penguasaan bola berada di bawah kendali mereka, sementara Tunisia lebih banyak menunggu kesempatan melalui serangan balik.
Tunisia Kesulitan Menembus Pertahanan Oranje
Tunisia sempat memperoleh peluang melalui sundulan Anis Ben Slimane hasil umpan Ali Abdi pada menit ke-12.
Namun, Bart Verbruggen masih mampu mengamankan bola tanpa kesulitan.
Di sisi lain, Belanda terus menebar ancaman. Beberapa peluang lahir melalui Jan Paul van Hecke, Ryan Gravenberch, hingga Donyell Malen, meski belum berhasil menambah keunggulan.
Memasuki menit ke-22, De Oranje sempat mengurung pertahanan Tunisia melalui rangkaian operan pendek di area sepertiga akhir lapangan.
Walau belum menghasilkan gol tambahan, dominasi mereka semakin terlihat.
Tunisia sempat mengancam menjelang turun minum melalui Hazem Mastouri yang menerima umpan Ismael Gharbi, tetapi Verbruggen kembali tampil sigap mengamankan peluang tersebut.
Hingga babak pertama berakhir, skor 2-0 tetap bertahan untuk keunggulan Belanda.
Tunisia Bangkit, Belanda Segera Membalas
Memasuki babak kedua, Belanda kembali tampil agresif. Brian Brobbey nyaris menambah gol setelah menerima umpan Cody Gakpo, tetapi pertahanan Tunisia berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Tunisia akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-54.
Berawal dari situasi sepak pojok, Hazem Mastouri sukses menyundul bola ke sudut gawang Belanda setelah lepas dari pengawalan Tijjani Reijnders.
Skor berubah menjadi 2-1 dan membangkitkan semangat permainan Tunisia.
Momentum tersebut tak bertahan lama.
Pada menit ke-61, Belanda kembali menjauh melalui situasi sepak pojok. Sundulan Jan Paul van Hecke sempat mengenai pemain Tunisia sebelum akhirnya bersarang di dalam gawang.
Gol itu memastikan Belanda kembali unggul dua gol dengan skor 3-1.
Koeman Rotasi Pemain, Tunisia Gagal Bangkit
Setelah memastikan keunggulan, Ronald Koeman mulai melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga kebugaran tim.
Justin Kluivert, Crysencio Summerville, Teun Koopmeiners, Memphis Depay, hingga Noa Lang diturunkan guna menjaga intensitas permainan.
Sementara itu, Tunisia juga mencoba menyegarkan skuad dengan memasukkan beberapa pemain, termasuk Elias Achouri, Firas Chaouat, Sebastian Tounekti, Mohamed Ali Ben Romdhane, dan Ben Ouanes.
Peluang terbaik Tunisia pada sisa pertandingan hadir di menit ke-77 ketika Hannibal Mejbri melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.
Namun, Bart Verbruggen kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan gemilang.
Belanda juga sempat memperoleh peluang melalui tendangan bebas Nathan Aké pada menit ke-80, tetapi bola masih melebar dari sasaran.
Hingga masa injury time berakhir, Tunisia gagal menciptakan gol tambahan meski sempat mendapatkan sepak pojok pada menit ke-93.
Peluit panjang akhirnya mengakhiri pertandingan dengan skor 3-1 untuk kemenangan Belanda.
Hasil tersebut memastikan De Oranje melangkah ke babak gugur sebagai juara Grup F dengan koleksi tujuh poin.
Sedangkan Tunisia harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 setelah tersingkir pada fase grup.
Susunan pemain Tunisia vs Belanda
Lineup Tunisia: Aymen Dahmen; Ali Abdi, Montassar Talbi, Yan Valery, Mohamed Amine Ben Hmida; Hannibal Mejbri, Ismael Gharbi, Rani Khedira; Ellyes Skhiri, Anis Slimane, Hazem Mastouri.
Pelatih: Herve Renard
Lineup Belanda: Bart Verbruggen; Denzel Dumfries, Jan Paul van Hecke, Virgil van Dijk, Nathan Ake; Ryan Gravenberch, Frenkie de Jong, Tijjani Reijnders; Cody Gakpo, Donyell Malen, Brian Brobbey.
Pelatih: Ronald Koeman









