Harga Daging Ayam Ras Segar 16 Oktober 2026, Ini Perbandingannya dengan Daging Sapi

Kombis52 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga daging ayam ras segar di tingkat pedagang eceran secara nasional tercatat Rp40.900 per kilogram pada Jumat (16/10/2026).

Angka tersebut berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia dan diperbarui pada pukul 21.01 WIB.

Harga daging ayam ras segar menjadi salah satu informasi yang dapat diperhatikan masyarakat saat merencanakan belanja kebutuhan pangan sehari-hari.

Komoditas ini banyak digunakan untuk berbagai menu rumah tangga sehingga perubahan harganya dapat menjadi pertimbangan dalam mengatur anggaran belanja.

Data PIHPS juga memuat harga sejumlah bahan pangan lain, termasuk daging sapi.

Pada waktu pencatatan yang sama, daging sapi kualitas I dijual Rp151.650 per kilogram, sedangkan kualitas II mencapai Rp143.400 per kilogram.

Dengan demikian, harga daging ayam ras segar tercatat lebih rendah dibandingkan kedua kategori daging sapi tersebut.

Selisihnya mencapai Rp110.750 per kilogram dibandingkan daging sapi kualitas I dan Rp102.500 per kilogram dibandingkan kualitas II.

Harga Daging Ayam Ras Segar Berdasarkan Data PIHPS

Berikut informasi harga daging ayam ras segar berdasarkan data PIHPS Nasional per Jumat (16/10/2026):

  • Daging ayam ras segar: Rp40.900 per kilogram

Angka tersebut merupakan harga rata-rata nasional di tingkat pedagang eceran, bukan patokan harga yang berlaku seragam di seluruh wilayah Indonesia.

Harga yang ditemukan konsumen di pasar tradisional maupun toko bahan pangan bisa berbeda sesuai lokasi, kondisi pasokan, dan waktu pembelian.

Perbandingan Harga Daging Ayam dan Daging Sapi

Selain daging ayam ras segar, PIHPS mencatat harga daging sapi kualitas I sebesar Rp151.650 per kilogram dan kualitas II Rp143.400 per kilogram.

BACA:  Harga Cabai Merah Keriting Terbaru Akhir September, Ada Kenaikan 0,14 Persen

Perbandingan ini menunjukkan bahwa harga daging ayam ras segar berada jauh di bawah harga daging sapi pada periode pencatatan tersebut.

Masyarakat dapat menggunakan informasi tersebut untuk mempertimbangkan pilihan bahan pangan sesuai kebutuhan dan anggaran keluarga.

Meski begitu, pemilihan bahan pangan sebaiknya tidak hanya didasarkan pada harga, tetapi juga kebutuhan gizi, variasi menu, serta preferensi masing-masing keluarga.

Pantau Harga Pangan Sebelum Berbelanja

Data PIHPS Nasional yang dikelola Bank Indonesia menyediakan gambaran harga berbagai komoditas pangan di tingkat pedagang eceran.

Selain daging ayam dan sapi, data tersebut mencakup beras, bawang, cabai, gula pasir, minyak goreng, dan telur ayam.

Masyarakat dapat menjadikan informasi ini sebagai referensi awal sebelum berbelanja.

Untuk mengetahui harga yang berlaku di daerah masing-masing, konsumen tetap disarankan membandingkan harga di pasar atau pedagang setempat karena nilai transaksi bisa berbeda dari rata-rata nasional. (kangtop)