Kabar Baik untuk Belanja Dapur, Harga Bawang Merah Turun Jadi Rp36.800 per Kilogram

Kombis62 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga bawang merah ukuran sedang di pasar tradisional tercatat Rp36.800 per kilogram pada Selasa, 13 Oktober 2026, pukul 19.40 WIB.

Berdasarkan data rata-rata harga dari seluruh provinsi di Indonesia, komoditas ini mengalami penurunan sebesar Rp300 atau sekitar 0,81 persen dibandingkan pencatatan sebelumnya.

Penurunan harga bawang merah ini menjadi informasi penting bagi masyarakat.

Terutama rumah tangga dan pelaku usaha kuliner yang mengandalkan bawang merah sebagai salah satu bahan utama untuk memasak.

Harga Bawang Merah Turun Menjadi Rp36.800 per Kilogram

Data harga rata-rata pasar tradisional menunjukkan bawang merah ukuran sedang dijual Rp36.800 per kilogram.

Angka tersebut lebih rendah Rp300 dibandingkan harga sebelumnya.

Meski penurunannya belum terlalu besar, perubahan harga bawang merah tetap menarik untuk dicermati.

Karena komoditas ini menjadi salah satu kebutuhan pokok dapur masyarakat Indonesia.

Harga di tingkat konsumen dapat berbeda-beda, bergantung pada ketersediaan pasokan, permintaan, biaya distribusi, dan kondisi perdagangan di masing-masing daerah.

Sementara itu, bawang putih ukuran sedang juga mengalami penurunan harga.

Komoditas tersebut tercatat Rp38.850 per kilogram, turun Rp100 atau sekitar 0,26 persen dari pencatatan sebelumnya.

Dengan demikian, bawang merah dan bawang putih sama-sama mengalami penurunan harga berdasarkan data pasar tradisional pada 13 Oktober 2026.

Harga Beras Mengalami Perubahan Beragam

Selain bawang merah, sejumlah jenis beras juga mencatat pergerakan harga yang berbeda.

Beras kualitas bawah I dijual Rp14.950 per kilogram setelah naik Rp50. Beras bawah II berada di angka Rp14.750 per kilogram, juga meningkat Rp50.

Untuk beras medium I, harga turun Rp50 menjadi Rp16.600 per kilogram. Sebaliknya, beras medium II naik Rp50 menjadi Rp16.450 per kilogram.

BACA:  Bawang Merah 19 September Turun 1,19 Persen, Harga Terbarunya Kini Rp37.250 per Kilogram

Adapun beras kualitas super I mengalami penurunan Rp100 menjadi Rp17.850 per kilogram.

Sementara itu, beras super II tidak mengalami perubahan dan bertahan pada harga Rp17.350 per kilogram.

Perbedaan pergerakan tersebut menunjukkan bahwa harga beras tidak seluruhnya bergerak ke arah yang sama.

Harga Cabai Masih Mengalami Kenaikan

Berbeda dengan bawang merah yang harganya menurun, beberapa jenis cabai justru mengalami kenaikan.

Cabai merah besar tercatat Rp72.250 per kilogram setelah naik Rp4.150. Sementara itu, cabai merah keriting mencapai Rp86.050 per kilogram, meningkat Rp3.650.

Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit hijau yang berada di angka Rp78.600 per kilogram setelah bertambah Rp5.000.

Adapun cabai rawit merah dijual Rp104.750 per kilogram, naik Rp2.900 dibandingkan pencatatan sebelumnya.

Kenaikan harga cabai tersebut perlu diperhatikan masyarakat karena cabai juga menjadi kebutuhan penting dalam pengolahan berbagai jenis masakan.

Harga Daging Sapi dan Ayam Ikut Berubah

Pada kelompok protein hewani, daging ayam ras segar tercatat Rp41.550 per kilogram atau naik Rp50.

Harga daging sapi kualitas 1 mencapai Rp152.900 per kilogram setelah meningkat Rp300.

Sementara itu, daging sapi kualitas 2 dijual Rp143.950 per kilogram, naik Rp350 dibandingkan pencatatan sebelumnya.

Perubahan harga daging menjadi salah satu hal yang dapat dipertimbangkan masyarakat ketika menyusun anggaran belanja kebutuhan pangan sehari-hari.

Harga Gula dan Minyak Goreng

Untuk komoditas gula pasir, harga kualitas premium tercatat Rp20.500 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal berada di angka Rp19.350 per kilogram.

Kedua jenis gula tersebut mengalami kenaikan dibandingkan pencatatan sebelumnya.

Sementara itu, minyak goreng curah masih bertahan pada harga Rp20.400 per kilogram.

Minyak goreng kemasan bermerek 1 dijual Rp24.500 per kilogram, sedangkan kemasan bermerek 2 tercatat Rp23.750 per kilogram.

BACA:  Harga Bawang Putih Hari Ini Naik? Cek Data PIHPS 28 September 2026

Adapun telur ayam ras segar mengalami kenaikan Rp50 menjadi Rp29.850 per kilogram.

Pantau Harga Bawang Merah di Pasar Terdekat

Data harga pangan tersebut merupakan rata-rata harga di pasar tradisional dari seluruh provinsi di Indonesia pada 13 Oktober 2026.

Oleh karena itu, harga bawang merah yang dijumpai masyarakat di pasar setempat belum tentu sama dengan angka rata-rata tersebut.

Perbedaan harga dapat dipengaruhi oleh pasokan dari daerah penghasil, permintaan konsumen, biaya transportasi, serta kondisi perdagangan di setiap wilayah.

Masyarakat dapat membandingkan harga dari beberapa pedagang sebelum membeli agar pengeluaran belanja tetap sesuai anggaran.

Pemantauan berkala juga membantu konsumen mengetahui perkembangan harga bawang merah dan komoditas pangan lainnya. (kangtop)