Harga Cabai Merah Keriting Turun Lagi Jadi Rp48.600 per Kg, Cek Update Harga Pangan Hari Ini

Kombis49 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga cabai merah keriting kembali mengalami penurunan pada perdagangan Senin (13/7/2026).

Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, komoditas tersebut kini dijual rata-rata Rp48.600 per kilogram.

Menjadikannya salah satu bahan pangan yang mengalami koreksi harga di pasar tradisional.

Selain cabai merah keriting, sejumlah komoditas hortikultura juga bergerak turun.

Harga bawang merah tercatat menjadi Rp45.650 per kilogram, cabai merah besar turun menjadi Rp48.850 per kilogram.

Cabai rawit merah berada di level Rp59.850 per kilogram, sementara telur ayam ras segar ikut melemah menjadi Rp28.950 per kilogram.

Di sisi lain, beberapa bahan pangan justru mengalami kenaikan harga.

Bawang putih naik 1,25 persen menjadi Rp44.550 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau meningkat menjadi Rp50.350 per kilogram.

Harga daging ayam ras kini mencapai Rp37.000 per kilogram, disusul daging sapi kualitas I yang dijual Rp150.550 per kilogram dan kualitas II sebesar Rp141.950 per kilogram.

Gula pasir lokal juga naik tipis menjadi Rp19.100 per kilogram.

Untuk kelompok beras, harga masih cenderung stabil. Beras kualitas bawah I dipatok Rp14.700 per kilogram.

Kualitas bawah II Rp14.550 per kilogram, beras medium I Rp16.350 per kilogram, medium II Rp16.150 per kilogra

Beras super I Rp17.650 per kilogram, dan beras super II Rp17.150 per kilogram.

Stabilitas juga terlihat pada harga minyak goreng.

Minyak goreng curah masih dijual Rp20.550 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I bertahan di Rp24.250 per liter, sedangkan kemasan bermerek II tetap berada di angka Rp23.400 per liter.

Secara keseluruhan, pergerakan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional masih didominasi fluktuasi komoditas hortikultura.

BACA:  Harga Pangan Terbaru di PIHPS: Cabai Rawit Masih Tinggi, Ini Daftar Lengkap Komoditas Hari Ini

Sementara itu, pasokan beras dan minyak goreng dinilai tetap terjaga sehingga harganya relatif stabil dibandingkan perdagangan sebelumnya. (kangtop)