KONCOdewe.com – Pergerakan harga bahan pangan di pasar tradisional kembali terjadi pada perdagangan Senin (13/7/2026).
Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, sejumlah komoditas mengalami kenaikan maupun penurunan harga.
Di antara komoditas yang naik, bawang putih menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian setelah harganya meningkat 1,25 persen menjadi Rp44.550 per kilogram.
Selain bawang putih, kenaikan juga terjadi pada beras kualitas bawah II yang kini dijual Rp14.550 per kilogram.
Cabai rawit hijau ikut naik menjadi Rp50.350 per kilogram, disusul daging ayam ras yang berada di level Rp37.000 per kilogram.
Harga daging sapi kualitas I tercatat naik menjadi Rp150.550 per kilogram, sedangkan kualitas II mencapai Rp141.950 per kilogram.
Gula pasir lokal pun bergerak naik tipis menjadi Rp19.100 per kilogram.
Di sisi lain, beberapa komoditas hortikultura justru mengalami koreksi harga.
Bawang merah turun menjadi Rp45.650 per kilogram.
Cabai merah besar menjadi Rp48.850 per kilogram, cabai merah keriting Rp48.600 per kilogram, sementara cabai rawit merah melemah ke Rp59.850 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar juga turun menjadi Rp28.950 per kilogram.
Untuk komoditas pangan utama, harga beras masih cenderung stabil.
Beras kualitas bawah I bertahan di Rp14.700 per kilogram, beras medium I Rp16.350 per kilogram, beras medium II Rp16.150 per kilogram, beras super I Rp17.650 per kilogram, dan beras super II tetap Rp17.150 per kilogram.
Stabilitas juga terlihat pada harga minyak goreng.
Minyak goreng curah masih dijual Rp20.550 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I bertahan di Rp24.250 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II tetap berada di angka Rp23.400 per liter.
Secara keseluruhan, data PIHPS menunjukkan pasokan bahan pangan di pasar tradisional masih relatif aman.
Fluktuasi harga masih didominasi komoditas hortikultura, sementara kelompok kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng cenderung tidak mengalami perubahan berarti dibandingkan perdagangan sebelumnya. (kangtop)










