Harga Minyak Goreng 13 Oktober 2026: Curah Stabil, Kemasan Bermerek Justru Naik

Kombis94 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga minyak goreng di pasar tradisional pada Selasa, 13 Oktober 2026, menunjukkan perbedaan antara produk curah dan kemasan bermerek.

Minyak goreng curah tercatat Rp20.400 per kilogram dan tidak mengalami perubahan dari pencatatan sebelumnya.

Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek justru mengalami kenaikan harga.

Produk bermerek 1 dijual Rp24.500 per kilogram, sedangkan minyak goreng bermerek 2 mencapai Rp23.750 per kilogram.

Pergerakan harga tersebut menjadi perhatian masyarakat, terutama rumah tangga dan pelaku usaha kuliner yang menggunakan minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Perbedaan harga antara produk curah dan kemasan bermerek juga dapat menjadi pertimbangan ketika mengatur anggaran belanja.

Harga Minyak Goreng Curah Bertahan Rp20.400 per Kilogram

Berdasarkan data rata-rata harga pasar tradisional dari seluruh provinsi di Indonesia, minyak goreng curah tercatat sebesar Rp20.400 per kilogram pada 13 Oktober 2026.

Harga tersebut masih bertahan pada tingkat yang sama dibandingkan pencatatan sebelumnya.

Dengan belum adanya perubahan harga, konsumen dapat menjadikan angka tersebut sebagai salah satu acuan saat membandingkan harga minyak goreng di pasar.

Meski demikian, harga yang ditemui masyarakat di masing-masing daerah bisa berbeda.

Kondisi pasokan, permintaan, dan biaya distribusi dapat memengaruhi harga jual di tingkat pedagang.

Minyak Goreng Kemasan Bermerek 1 Dijual Rp24.500

Berbeda dengan minyak goreng curah, minyak goreng kemasan bermerek 1 tercatat Rp24.500 per kilogram.

Harga tersebut mengalami kenaikan Rp150 dibandingkan pencatatan sebelumnya.

Kenaikan ini perlu diperhatikan konsumen yang rutin membeli minyak goreng kemasan untuk kebutuhan memasak.

Adapun minyak goreng kemasan bermerek 2 dijual Rp23.750 per kilogram, naik Rp200 dari harga sebelumnya.

BACA:  Harga Bawang Putih Hari Ini Rp42.750 per Kg, Cek Harga Pangan Nasional 10 Agustus 2026

Data tersebut memperlihatkan bahwa kedua kategori minyak goreng kemasan bermerek mengalami kenaikan, sedangkan harga minyak goreng curah tidak berubah.

Perbedaan Harga Minyak Goreng Curah dan Kemasan

Jika dibandingkan berdasarkan data tersebut, harga minyak goreng curah sebesar Rp20.400 per kilogram.

Sedangkan minyak goreng bermerek 1 mencapai Rp24.500 dan bermerek 2 sebesar Rp23.750 per kilogram.

Perbedaan harga ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi konsumen dalam menentukan pilihan belanja.

Namun, masyarakat sebaiknya juga memperhatikan ukuran kemasan, kualitas produk, serta harga per satuan berat atau volume agar perbandingan lebih tepat.

Bagi pelaku usaha kuliner, pemantauan harga minyak goreng secara berkala juga dapat membantu memperkirakan biaya operasional dan menyusun anggaran pembelian bahan baku.

Pantau Harga Minyak Goreng Sebelum Berbelanja

Data harga tersebut merupakan rata-rata minyak goreng di pasar tradisional dari seluruh provinsi di Indonesia pada 13 Oktober 2026.

Harga di pasar setempat dapat berbeda sesuai kondisi perdagangan di masing-masing wilayah.

Masyarakat disarankan membandingkan harga dari beberapa pedagang sebelum membeli, baik untuk minyak goreng curah maupun kemasan bermerek.

Langkah ini dapat membantu konsumen memilih produk sesuai kebutuhan dan anggaran rumah tangga.

Dengan memantau perkembangan harga secara rutin, masyarakat dapat mengetahui perubahan harga minyak goreng dan menyesuaikan pengeluaran belanja kebutuhan dapur. (kangtop)