Harga Cabai Rawit Merah Hari Ini Tembus Rp 103.450 per Kg, Cabai Keriting Naik Rp 9.600

Kombis33 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga cabai di pasar tradisional secara nasional mengalami kenaikan pada Minggu (11/10/2026).

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia harga rata-rata seluruh provinsi, cabai rawit merah menjadi komoditas dengan harga tertinggi, mencapai Rp 103.450 per kilogram setelah naik Rp 2.900 atau 2,88 persen.

Kenaikan lebih besar secara persentase terjadi pada cabai merah keriting.

Harganya mencapai Rp 84.300 per kilogram, meningkat Rp 9.600 atau 12,85 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara itu, cabai merah besar dijual dengan harga rata-rata Rp 70.950 per kilogram. Nilai tersebut naik Rp 7.800 atau 12,35 persen.

Adapun cabai rawit hijau mencapai Rp 76.850 per kilogram setelah mengalami kenaikan Rp 6.550 atau 9,32 persen.

Kenaikan harga berbagai jenis cabai tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama rumah tangga dan pelaku usaha kuliner yang menggunakan cabai sebagai bahan baku sehari-hari.

Di luar komoditas cabai, harga bawang merah ukuran sedang tercatat Rp 37.050 per kilogram, turun Rp 250.

Bawang putih ukuran sedang juga mengalami penurunan Rp 150 menjadi Rp 38.800 per kilogram.

Untuk beras, harga kualitas bawah I bertahan di Rp 14.900 per kilogram, sedangkan kualitas bawah II naik Rp 50 menjadi Rp 14.750.

Beras medium I dijual Rp 16.650 per kilogram setelah naik Rp 50, sementara medium II tetap Rp 16.400.

Beras kualitas super I tidak berubah di Rp 17.950, sedangkan super II naik Rp 50 menjadi Rp 17.400 per kilogram.

Harga daging ayam ras segar turun Rp 550 menjadi Rp 41.350 per kilogram.

BACA:  Harga Cabai Naik Lagi, Cabai Rawit Merah 20 September 2026 Kini Rp96.100 per Kilogram

Sebaliknya, daging sapi kualitas I naik Rp 100 menjadi Rp 152.650 per kilogram, sedangkan kualitas II meningkat Rp 600 menjadi Rp 144.000.

Untuk komoditas lainnya, gula pasir premium naik Rp 150 menjadi Rp 20.500 per kilogram dan gula pasir lokal meningkat Rp 100 menjadi Rp 19.250.

Minyak goreng curah turun Rp 100 menjadi Rp 20.300 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan bermerek 1 dan 2 masing-masing naik Rp 50 menjadi Rp 24.400 dan Rp 23.600.

Adapun telur ayam ras segar turun Rp 150 menjadi Rp 29.700 per kilogram.

Data harga rata-rata tersebut mencakup seluruh provinsi dan menggambarkan kondisi pasar tradisional secara nasional.

Harga yang ditemui konsumen di setiap daerah dapat berbeda, bergantung pada pasokan, permintaan, dan kondisi pasar setempat. (kangtop)