Harga Cabai Merah Keriting Melonjak Rp9.600, Kini Tembus Rp84.300 per Kg

Kombis50 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga cabai merah keriting mengalami kenaikan tajam pada Jumat, 9 Oktober 2026, pukul 17.18 WIB.

Berdasarkan data harga rata-rata dan perubahan, cabai merah keriting kini mencapai Rp84.300 per kilogram, naik Rp9.600 atau sekitar 12,85 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Lonjakan harga tersebut menjadikan cabai merah keriting sebagai salah satu komoditas yang mengalami kenaikan cukup besar.

Pergerakan serupa juga terlihat pada jenis cabai lainnya.

Cabai merah besar naik Rp7.800 menjadi Rp70.950 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau bertambah Rp6.550 menjadi Rp76.850 per kilogram.

Adapun cabai rawit merah naik Rp2.900 hingga mencapai Rp103.450 per kilogram.

Di luar kelompok cabai, harga daging sapi juga mengalami kenaikan. Daging sapi kualitas 1 dijual Rp152.650 per kilogram, naik Rp100.

Sementara itu, daging sapi kualitas 2 meningkat Rp600 menjadi Rp144.000 per kilogram.

Sebaliknya, harga daging ayam ras segar turun Rp550 menjadi Rp41.350 per kilogram. Harga telur ayam ras segar juga melemah Rp150 menjadi Rp29.700 per kilogram.

Untuk komoditas bawang, harga bawang merah ukuran sedang turun Rp250 menjadi Rp37.050 per kilogram.

Bawang putih ukuran sedang juga turun Rp150 menjadi Rp38.800 per kilogram.

Harga beras menunjukkan pergerakan yang bervariasi.

Beras kualitas bawah I bertahan di Rp14.900 per kilogram, beras medium I tercatat Rp16.650, sedangkan beras super I berada di Rp17.950 per kilogram.

Sementara itu, gula pasir premium naik menjadi Rp20.500 per kilogram dan gula pasir lokal mencapai Rp19.250 per kilogram.

Pada kelompok minyak goreng, harga minyak curah turun Rp100 menjadi Rp20.300 per kilogram.

Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek 1 naik menjadi Rp24.400 per kilogram dan kemasan bermerek 2 mencapai Rp23.600 per kilogram.

BACA:  Harga Cabai Merah Keriting Masih Stabil di Rp47.900 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Hari Ini

Kenaikan harga cabai merah keriting hingga Rp84.300 per kilogram perlu dicermati masyarakat, terutama rumah tangga dan pelaku usaha kuliner yang menggunakan cabai sebagai bahan utama.

Konsumen dapat menyesuaikan jumlah pembelian serta membandingkan harga di pasar untuk membantu mengendalikan pengeluaran. (kangtop)