Rupiah Tertekan, Dolar AS Menguat ke Rp17.941, Dolar Singapura Tinggal Selangkah ke Rp14.000

Kombis47 Dilihat

KONCOdewe.com – Nilai tukar rupiah kembali berada dalam tekanan pada perdagangan Senin (5/10/2026).

Mata uang Garuda melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan dolar Singapura hingga perdagangan memasuki sesi siang.

Penguatan dolar AS terlihat cukup signifikan.

Mata uang Paman Sam tersebut bergerak mendekati level Rp18.000, sementara dolar Singapura juga terus menguat dan semakin dekat dengan batas Rp14.000.

Dolar AS Menguat ke Rp17.941

Mengacu pada data Bloomberg yang dikutip Senin (5/10/2026), dolar AS berada di posisi Rp17.941.

Nilai tersebut menunjukkan penguatan sebesar 59 poin atau 0,33 persen.

Pergerakan tersebut membuat posisi rupiah semakin tertekan terhadap mata uang Amerika Serikat.

Di saat yang sama, dolar Singapura juga melanjutkan penguatannya. Mata uang Negeri Singa tercatat naik 6,72 poin atau 0,05 persen ke level Rp13.997.

Dengan posisi tersebut, dolar Singapura hanya berjarak beberapa poin dari level Rp14.000.

Rupiah Terdepresiasi 7,74 Persen

Bank Indonesia (BI) mencatat rupiah telah mengalami depresiasi sebesar 7,74 persen secara year to date (ytd).

Meski mengalami pelemahan, BI menilai pergerakan rupiah tersebut masih sejalan dengan perkembangan mata uang sejumlah negara di kawasan.

Pergerakan nilai tukar rupiah juga menjadi perhatian di tengah penguatan beberapa mata uang asing terhadap mata uang Garuda sepanjang tahun ini.

Dolar Singapura Konsisten Menguat

Data Google Finance menunjukkan dolar Singapura memiliki tren penguatan terhadap rupiah sepanjang 2026.

Pada awal Januari 2026, nilai dolar Singapura masih berada di kisaran Rp12.900-an.

Namun, secara bertahap mata uang tersebut terus menguat dalam beberapa bulan berikutnya.

Dolar Singapura bahkan sempat menembus level Rp14.000 pada Juni, Juli, Agustus dan September 2026.

BACA:  Toyota Veloz Hybrid Resmi Meluncur, Mobil Keluarga 7 Penumpang Ini Dibanderol Mulai Rp299 Juta

Pergerakan tersebut menunjukkan penguatan dolar Singapura terhadap rupiah berlangsung cukup konsisten sepanjang tahun berjalan. (kangtop)