Final Indonesia vs Thailand, SUGBK Jadi Saksi Perjuangan Garuda Merebut Trofi

Olahraga64 Dilihat

KONCOdewe.com – Timnas Indonesia membawa sejarah panjang saat bersiap menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam.

Pertandingan penentu gelar tersebut dijadwalkan dimulai pukul 20.00 WIB.

Bagi skuad Garuda, Thailand bukan sekadar lawan yang harus ditaklukkan demi mengangkat trofi.

Negara berjuluk Gajah Perang itu juga mengingatkan pada momen terakhir ketika tim nasional senior Indonesia berhasil meraih gelar juara.

Thailand dan Kenangan Final 35 Tahun Silam

Jejak pertemuan Indonesia dan Thailand dalam perebutan gelar membawa ingatan kembali ke SEA Games 1991 di Manila.

Kala itu, kedua tim bermain tanpa gol hingga waktu normal berakhir. Indonesia akhirnya keluar sebagai pemenang setelah memenangi adu penalti dengan skor 4-3.

Sejak kemenangan tersebut, timnas senior Indonesia belum lagi merasakan gelar juara di level senior.

Karena itu, final FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki makna khusus bagi perjalanan skuad Garuda.

Jika mampu mengalahkan Thailand, Indonesia berpeluang mengakhiri penantian selama 35 tahun sejak 1991.

Indonesia memang sempat meraih medali emas sepak bola putra SEA Games 2023 setelah mengalahkan Thailand 5-2.

Namun, pencapaian tersebut diraih oleh tim U-22 sehingga berbeda dengan gelar yang diperebutkan tim nasional senior.

Final kali ini pun menjadi kesempatan bagi para pemain senior Indonesia untuk kembali membawa pulang trofi ke Tanah Air.

Catatan Indonesia Menuju Partai Puncak

Perjalanan Indonesia menuju final FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung cukup dramatis.

Skuad asuhan John Herdman mengawali fase Grup A dengan hasil imbang 0-0 melawan Malaysia.

Setelah itu, Garuda meraih kemenangan 2-0 atas Singapura dan menutup fase grup dengan kemenangan besar 9-2 atas Bangladesh.

Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi tujuh poin.

Malaysia bahkan menang 6-0 atas Singapura pada pertandingan terakhir sehingga memiliki selisih gol +9, sama dengan Indonesia.

Namun, produktivitas gol menjadi pembeda. Indonesia mencetak total 11 gol sepanjang fase grup, sedangkan Malaysia mengoleksi sembilan gol.

Hasil itu membuat Garuda berhak menempati posisi teratas Grup A sekaligus mengamankan tiket final.

BACA:  Harga Telur Ayam Ras Turun Tipis, Kini Rp29.350 per Kilogram

Sementara itu, Thailand sudah lebih dahulu memastikan tempat di partai puncak. Mereka mengalahkan Pakistan 4-0 dan Vietnam 2-0.

Pada pertandingan terakhir Grup B, Thailand menurunkan sejumlah pemain pelapis dan harus mengakui keunggulan Filipina dengan skor 1-2.

Kendati demikian, hasil tersebut tidak mengubah posisi Thailand sebagai pemuncak grup dengan enam poin.

Rekor Pertemuan Jadi Tantangan

Thailand datang dengan modal rekor yang cukup baik ketika berhadapan dengan Indonesia.

Dalam lima pertemuan terakhir, Thailand mencatat dua kemenangan, sedangkan tiga pertandingan lainnya berakhir imbang.

Artinya, Indonesia belum mampu mengalahkan Gajah Perang dalam lima duel terakhir.

Pengamat sepak bola nasional Weshley Hutagalung menilai pertandingan final akan menghadirkan tantangan besar bagi skuad Garuda.

Menurutnya, Indonesia sudah melewati tekanan besar sepanjang turnamen.

Salah satunya adalah ketika harus memastikan kelolosan ke final pada pertandingan terakhir fase grup.

Weshley juga menyoroti catatan Indonesia yang belum berhasil menang dalam tujuh pertandingan terakhir melawan Thailand.

Dua pertandingan terakhir kedua tim yang digelar di SUGBK juga menjadi perhatian.

Setelah kalah 0-3 pada Kualifikasi Piala Dunia 10 September 2019, Indonesia kemudian bermain imbang 1-1 meski sempat unggul lebih dulu.

SUGBK Jadi Kekuatan Tambahan

Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan tersendiri bagi Indonesia.

Sebanyak 67 ribu tiket final telah terjual habis sehingga SUGBK dipastikan dipenuhi pendukung Garuda.

Namun, dukungan besar tersebut juga membawa tekanan tersendiri bagi para pemain.

Ekspektasi publik untuk melihat timnas senior kembali mengangkat trofi setelah penantian panjang tentu sangat besar.

Weshley menilai John Herdman kini menghadapi tantangan untuk menuntaskan perjalanan Indonesia hingga menjadi juara.

Menurutnya, atmosfer stadion berpotensi memberikan tekanan kepada pemain Thailand.

Namun, faktor yang lebih menentukan tetap berada pada strategi yang disiapkan Herdman dan kemampuan pemain menjalankan rencana pertandingan.

John Herdman Siap Berikan Segalanya

John Herdman menyambut final dengan penuh antusias.

Pelatih asal Inggris tersebut menilai pertandingan melawan Thailand merupakan kesempatan istimewa bagi para pemain Indonesia untuk menciptakan sejarah.

BACA:  Menuju Level Asia dan Dunia, Timnas Indonesia Diminta Tambah Amunisi Top Eropa

“Kami sangat antusias. Besok, tim akan memasuki Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk memberikan segalanya bagi negara,” ujar Herdman.

Ia menyebut Indonesia memiliki peluang menjadi tim putra pertama yang mengangkat trofi untuk negara tersebut pada ajang ini.

Herdman juga menilai para pemain telah bekerja keras sepanjang turnamen dan layak mendapatkan kesempatan tampil di pertandingan final.

“Ini adalah kesempatan yang sudah diperjuangkan oleh banyak pemain dan mereka telah mendapatkan hak untuk berada di sini,” katanya.

Pelatih kelahiran Consett tersebut juga mengandalkan pengalaman internasional para pemainnya sebagai salah satu modal menghadapi Thailand.

Ia memastikan seluruh pemain akan berusaha memberikan kemampuan terbaik, seperti yang telah dilakukan sepanjang turnamen.

Anthony Hudson Puji Kekuatan Indonesia

Di kubu Thailand, pelatih Anthony Hudson memilih tidak terjebak dalam perang psikologis menjelang pertandingan.

Hudson mengatakan fokus utamanya adalah mempersiapkan tim Thailand agar mampu memberikan penampilan terbaik di hadapan pendukungnya.

Ia mengaku lebih memilih memikirkan para pemain dan bagaimana menghadirkan sesuatu yang dapat dibanggakan suporter Thailand.

Meski harus bermain di tengah tekanan puluhan ribu pendukung tuan rumah, Hudson justru memperkirakan pertandingan akan berlangsung menarik.

Menurutnya, Indonesia memiliki kualitas yang sangat baik dan didukung atmosfer stadion yang luar biasa.

Hudson juga mengakui karakter permainan Indonesia yang atletis, agresif dan mengandalkan permainan langsung.

Karena itu, ia memperkirakan final akan menjadi pertandingan yang sengit sekaligus menghibur.

Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand

Final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Thailand berlangsung di SUGBK, Jakarta, Senin (5/10/2026), mulai pukul 20.00 WIB.

Pertandingan tersebut dapat disaksikan melalui siaran langsung televisi nasional, di antaranya SCTV, Indosiar dan Moji TV.

Pecinta sepak bola juga dapat mengikuti pertandingan melalui layanan live streaming resmi Vidio.

Pertandingan ini menjadi kesempatan besar bagi Indonesia untuk mengakhiri penantian gelar timnas senior selama 35 tahun sekaligus mencatat sejarah baru di hadapan puluhan ribu pendukung Garuda. (kangtop)