Honda HooRide Bikin Penasaran, Skutik 125 Cc Ini Padukan Gaya Adventure dan Teknologi Modern

Otomotif38 Dilihat

KONCOdewe.com – Honda kembali menghadirkan pilihan baru di kelas skuter berkapasitas kecil.

Kali ini, pabrikan asal Jepang tersebut memperkenalkan Honda HRD125 2026 untuk pasar China.

Berbeda dari skutik 125 cc yang umumnya mengedepankan desain perkotaan, HRD125 membawa konsep crossover adventure scooter.

Motor ini memadukan karakter skutik dengan tampilan yang terinspirasi kendaraan petualang.

Secara global, model tersebut juga dikenal dengan nama Honda HooRide.

Kehadirannya menjadi bagian dari langkah Honda untuk meramaikan persaingan di segmen skutik kecil, yang di pasar internasional juga diisi sejumlah model bergaya adventure seperti Yamaha Zuma.

Desain Crossover yang Tidak Biasa

Salah satu bagian yang paling mencuri perhatian dari Honda HRD125 adalah desainnya.

Skutik ini tidak mengikuti bentuk membulat yang lazim ditemukan pada banyak motor matik perkotaan.

Bodi HRD125 justru menggunakan garis-garis tegas dan banyak lekukan bersudut.

Karakter tersebut dipadukan dengan setang terbuka yang posisinya dibuat lebih tinggi, sehingga memberikan nuansa berkendara yang lebih dekat dengan motor bergaya petualang.

Kesan crossover semakin terasa berkat penggunaan ban serbaguna yang dirancang untuk memberikan tampilan sekaligus karakter berbeda dari skutik jalan raya biasa.

Honda juga memasang windshield di bagian depan. Komponen tersebut bukan hanya memperkuat tampilan adventure, tetapi juga memberikan perlindungan tambahan bagi pengendara dari terpaan angin ketika berkendara.

Terinspirasi Honda Africa Twin

Karakter adventure HRD125 semakin kuat pada bagian wajah. Motor ini menggunakan sepasang lampu utama proyektor LED yang dipadukan dengan daytime running light atau DRL dengan bentuk khas.

Desain tersebut disebut mengambil inspirasi dari Honda Africa Twin, lini motor petualang Honda yang telah dikenal luas.

Sentuhan tersebut membuat HRD125 terlihat lebih gagah dibandingkan skutik 125 cc yang umumnya dirancang untuk kebutuhan mobilitas dalam kota.

BACA:  Harga Telur Ayam Ras Jumat 21 Agustus 2026, Tembus Rp29.250 per Kilogram

Meski mengusung gaya adventure, dimensi dan formatnya tetap mempertahankan karakter skuter sehingga aspek kepraktisan untuk penggunaan sehari-hari tetap menjadi bagian penting dari motor ini.

ABS Dual Channel dan Traction Control

Honda tidak hanya memberikan perubahan pada tampilan. Dari sektor keselamatan dan kendali, HRD125 juga dibekali sejumlah teknologi yang cukup lengkap untuk ukuran skutik 125 cc.

Sistem pengereman menggunakan cakram pada roda depan dan belakang.

Keduanya telah didukung ABS dual channel, sehingga sistem pengereman pada kedua roda mendapatkan perlindungan dari potensi penguncian ketika pengereman berlangsung.

Selain ABS, tersedia pula Traction Control System (TCS). Fitur ini dirancang untuk membantu menjaga traksi roda ketika kondisi tertentu membuat cengkeraman ban terhadap permukaan jalan berkurang.

Kombinasi kedua teknologi tersebut memberikan paket keselamatan yang cukup lengkap pada skutik crossover ini.

Layar TFT 5 Inci dan Konektivitas

Masuk ke bagian kokpit, Honda HRD125 menggunakan panel instrumen digital berupa layar TFT berwarna berukuran 5 inci.

Panel tersebut tidak hanya digunakan untuk menampilkan informasi dasar kendaraan.

Honda juga menyediakan sejumlah fitur konektivitas melalui Wi-Link, NFC, dan Bluetooth.

Salah satu fitur yang cukup menarik adalah kemampuan HRD125 untuk terhubung dengan action cam DJI.

Dengan dukungan tersebut, pengendara dapat mengontrol fungsi perekaman kamera melalui tombol yang tersedia pada bagian setang.

Fitur ini bisa menjadi nilai tambah bagi pengguna yang gemar mendokumentasikan perjalanan.

TPMS hingga Port USB Type-A dan Type-C

Fitur praktis lainnya juga tersedia pada HRD125. Honda menyematkan Tire Pressure Monitoring System (TPMS) yang memungkinkan pengendara memantau tekanan ban.

Informasi mengenai kondisi tekanan ban menjadi salah satu hal yang cukup penting, terlebih untuk skutik yang membawa konsep crossover dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi perjalanan.

Untuk kebutuhan perangkat elektronik, tersedia pula dua pilihan port pengisian, yakni USB Type-A dan USB Type-C.

BACA:  Suzuki Sui Resmi Meluncur, Skutik Retro Bergaya Kei Car Jepang Ini Tembus 47 Km per Liter dan Dijual Rp42 Jutaan

Kehadiran dua jenis konektor tersebut membuat pengendara memiliki lebih banyak pilihan ketika ingin mengisi daya smartphone atau perangkat elektronik lainnya selama perjalanan.

Bagasi 35 Liter untuk Kebutuhan Harian

Tidak hanya menawarkan tampilan adventure dan fitur elektronik, Honda tetap memperhatikan aspek kepraktisan yang menjadi salah satu keunggulan utama kendaraan skutik.

HRD125 menyediakan ruang penyimpanan di bawah jok dengan kapasitas mencapai 35 liter.

Ruang tersebut dapat dimanfaatkan untuk membawa berbagai kebutuhan pengendara dalam aktivitas sehari-hari.

Kapasitas bagasi yang cukup besar juga membuat konsep crossover pada HRD125 tetap memiliki sisi praktis untuk penggunaan perkotaan.

Skutik Kecil dengan Karakter Petualang

Kehadiran Honda HRD125 2026 menunjukkan bagaimana segmen skutik 125 cc mulai berkembang dengan menawarkan konsep yang semakin beragam.

Motor ini tidak hanya mengandalkan kapasitas mesin kecil dan kemudahan penggunaan seperti skutik perkotaan pada umumnya.

Honda mencoba memberikan karakter berbeda melalui desain crossover, inspirasi Africa Twin, ban serbaguna, windshield, serta rangkaian fitur elektronik.

Mulai dari ABS dual channel, TCS, TFT 5 inci, konektivitas smartphone, integrasi action cam DJI, TPMS, hingga ruang bagasi 35 liter, HRD125 membawa kombinasi antara gaya adventure dan kepraktisan skutik.

Untuk saat ini, Honda HRD125 2026 diperkenalkan untuk pasar China dengan nama yang juga dikenal secara global sebagai Honda HooRide.

Belum ada informasi mengenai rencana pemasaran model tersebut di Indonesia.

Jika nantinya hadir di pasar lain, HRD125 akan menjadi salah satu contoh bagaimana skutik 125 cc tidak lagi sekadar diposisikan sebagai kendaraan untuk perjalanan perkotaan, tetapi mulai mengadopsi karakter dan teknologi dari segmen motor petualang. (kangtop)