Fresh Graduate Merapat! Program Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka, Banyak Lowongan Menanti, Begini Cara Daftarnya

Kabar44 Dilihat

KONCOdewe.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Program Magang Nasional (MagangHub) Angkatan 2 Tahun 2026 Tahap (Batch) 1 mulai Kamis.

Para calon peserta kini dapat mendaftar sekaligus memilih posisi magang yang tersedia di perusahaan-perusahaan yang telah lolos verifikasi sebagai mitra penyelenggara.

Dikutip dari Antara, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengajak para lulusan perguruan tinggi untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.

Dengan memilih program magang yang sesuai dengan minat, latar belakang pendidikan, dan kompetensi yang dimiliki.

Menurut Darmawansyah, keterlibatan dunia usaha menjadi faktor penting dalam memperluas akses magang yang berkualitas sekaligus mendukung kebutuhan tenaga kerja yang relevan dengan perkembangan industri.

Karena itu, Kemnaker menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan yang telah bergabung sebagai mitra Program Magang Nasional Angkatan II Batch 1 Tahun 2026.

Bagi perusahaan yang belum lolos sebagai mitra penyelenggara, Kemnaker memberikan dua jenis pemberitahuan berdasarkan hasil proses verifikasi.

Perusahaan dengan status “Penyelenggara Dalam Proses Verifikasi” belum dapat mengikuti tahap pertama, tetapi akan otomatis masuk dalam proses seleksi tahap berikutnya.

Sementara itu, perusahaan yang memperoleh status “Penyelenggara Ditolak” harus melakukan pendaftaran ulang apabila ingin mengikuti proses seleksi pada batch selanjutnya.

Agar peluang lolos semakin besar, Kemnaker mengimbau perusahaan memastikan seluruh data Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP), melalui wajiblapor.kemnaker.go.id.

Mulai dari profil perusahaan, jumlah karyawan, hingga data operator dan mentor, telah lengkap dan diperbarui melalui sistem WLKP.

Selain itu, lowongan magang yang diajukan harus sesuai dengan kualifikasi lulusan perguruan tinggi dan berorientasi pada pengembangan kompetensi.

Posisi yang hanya bersifat operator atau tidak mendukung peningkatan keterampilan peserta berpotensi tidak lolos verifikasi.

BACA:  Semeru Belum Tenang, Dalam Sehari Sudah 10 Kali Erupsi dan Status Masih Siaga

Kemnaker juga menekankan pentingnya penyusunan kurikulum magang yang relevan dengan posisi yang ditawarkan.

Kurikulum yang jelas dan sesuai dinilai akan mempermudah proses verifikasi serta meningkatkan peluang perusahaan menjadi mitra penyelenggara Program Magang Nasional.

“Kurikulum yang jelas dan sesuai dengan posisi magang akan mempermudah proses verifikasi,” kata Darmawansyah. (kangtop)