Argentina Lolos Dramatis ke 16 Besar! Cape Verde Dipaksa Menyerah Lewat Gol Bunuh Diri di Extra Time

Olahraga62 Dilihat

KONCOdewe.com – Timnas Argentina harus bekerja keras sebelum akhirnya memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Juara bertahan itu menumbangkan Cape Verde dengan skor tipis 3-2.

Setelah melalui babak tambahan waktu dalam laga 32 besar yang berlangsung di Stadion Miami, Sabtu (4/7/2026) pagi WIB.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Argentina sempat unggul lebih dulu melalui kapten tim Lionel Messi pada menit ke-29.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan hingga akhir laga setelah Deroy Duarte berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-59. S

kor 1-1 bertahan hingga waktu normal usai sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke extra time.

Argentina Kembali Memimpin di Extra Time

Memasuki babak tambahan, Albiceleste langsung tampil menekan.

Baru dua menit extra time berjalan, Lisandro Martinez sukses membawa Argentina kembali unggul 2-1.

Gol tersebut lahir dari situasi sepak pojok Lionel Messi.

Bola sempat disundul Alexis Mac Allister sebelum mengarah ke tiang jauh, tempat Lisandro Martinez berdiri tanpa kawalan.

Bek Manchester United itu langsung melepaskan tendangan keras kaki kiri yang gagal diantisipasi kiper Cape Verde, Vozinha.

Setelah kembali memimpin, Argentina terus mendominasi permainan.

Messi bahkan nyaris menambah keunggulan lewat peluang emas, tetapi penyelamatan gemilang Vozinha kembali menggagalkan usaha sang megabintang.

Cape Verde Tak Menyerah

Meski terus ditekan, Cape Verde menunjukkan mental luar biasa.

Tim debutan Piala Dunia itu kembali menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-103 melalui aksi individu Sidny Cabral.

Berawal dari sisi kiri lapangan, Cabral melewati penjagaan lawan sebelum melepaskan tendangan melengkung ke sudut atas gawang Argentina. E

BACA:  Spanyol Gilas Arab Saudi 4-0, Lamine Yamal Cetak Gol Perdana di Piala Dunia 2026

miliano Martinez tak mampu menjangkaunya sehingga skor kembali imbang hingga pergantian babak extra time.

Gol tersebut membuat pertandingan kembali berlangsung terbuka. Kedua tim saling menekan demi menghindari drama adu penalti.

Gol Bunuh Diri Tentukan Kemenangan Argentina

Saat laga tampak akan berlanjut ke adu penalti, Argentina akhirnya mendapatkan gol penentu pada menit ke-111.

Lionel Messi mengirim sepak pojok yang disambut sundulan Cristian Romero di depan gawang.

Bola kemudian mengenai tangan bek Cape Verde, Diney Borges, sebelum berubah arah dan masuk ke dalam gawang sendiri.

Wasit akhirnya mengesahkan gol tersebut sebagai gol bunuh diri Borges.

Berdasarkan aturan permainan, handball yang dilakukan pemain bertahan tidak membatalkan gol apabila bola tetap masuk ke gawang.

Bahkan, jika bola tidak masuk, Argentina berpotensi memperoleh hadiah penalti.

Momen tersebut menjadi penentu kemenangan Albiceleste sekaligus mengingatkan publik pada gol kontroversial “Hand of God” Diego Maradona di Piala Dunia 1986.

Bedanya, kali ini sentuhan tangan berasal dari pemain lawan dan justru memastikan kemenangan Argentina.

Emiliano Martinez Jadi Penyelamat

Setelah unggul 3-2, Argentina masih mendapat tekanan hebat dari Cape Verde. Tim asal Afrika itu memperoleh beberapa peluang emas untuk memaksakan adu penalti.

Namun, Emiliano Martinez tampil luar biasa di bawah mistar.

Salah satu penyelamatan terbaiknya terjadi ketika menggagalkan tendangan bebas berbahaya dari Sidny Cabral pada menit-menit akhir pertandingan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 3-2 untuk kemenangan Argentina.

Messi Cetak Rekor Baru

Sebelum drama extra time terjadi, Lionel Messi lebih dulu mencatatkan rekor penting lewat gol pembuka yang dicetaknya pada menit ke-29.

Gol tersebut menjadi gol ke-20 Messi sepanjang sejarah Piala Dunia sekaligus gol ketujuhnya di edisi 2026.

BACA:  Drama 10 Pemain! Inggris Singkirkan Meksiko 3-2 dan Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Catatan itu membuat kapten Argentina untuk sementara memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen.

Argentina Tantang Mesir

Berkat kemenangan dramatis ini, Argentina berhak melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Selanjutnya, tim asuhan Lionel Scaloni akan menghadapi Mesir pada 7 Juli mendatang.

Sementara itu, perjalanan Cape Verde harus berakhir. Meski gagal melangkah lebih jauh, tim debutan tersebut meninggalkan kesan positif sepanjang turnamen.

Mereka sebelumnya sukses menahan imbang dua mantan juara dunia, Spanyol dan Uruguay, di fase grup.

Serta memberikan perlawanan sengit kepada sang juara bertahan hingga babak tambahan waktu.

Susunan Pemain Argentina vs Cape Verde

Argentina (4-1-2-3): Emiliano Martinez (PG); Lisandro Martinez, Cristian Romero, Facundo Medina (Tagliafico 86′), Nahuel Molina (Montiel 104′); Rodrigo De Paul (Paredes 84′); Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez; Lionel Messi (Kapten), Thiago Almada (Gonzalez 63′), Lautaro Martinez (Alvarez 63′).

Pelatih: Lionel Scaloni

Cape Verde (4-1-4-1): Vozinha (PG); Steven Moreira, Pico Lopes, Diney Borges, Sidny Cabral; Kevin Pina (Tavares 100′); Ryan Mendes (Willy Semedo 80′), Laros Duarte (Monteiro 67′), Deroy Duarte (Yannick Semedo 100′), Jovane Cabral (Varela 80′); Nuno da Costa (Livramento 67′).

Pelatih: Bubista