Harga Beras Hari Ini 17 Oktober 2026: Mayoritas Stabil, Beras Medium II Naik Tipis

Kombis168 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga beras di tingkat konsumen pada Sabtu (17/10/2026) terpantau relatif stabil.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, sebagian besar jenis beras tidak mengalami perubahan harga. Namun, beras kualitas medium II tercatat mengalami kenaikan tipis sebesar Rp50 per kilogram.

Stabilnya harga sejumlah jenis beras menjadi perhatian masyarakat, mengingat komoditas ini merupakan salah satu kebutuhan pokok yang dikonsumsi setiap hari.

Pergerakan harga beras pun menjadi salah satu indikator yang kerap diperhatikan dalam memantau pengeluaran rumah tangga.

Daftar Harga Beras Hari Ini

Mengacu pada data PIHPS Bank Indonesia per Sabtu (17/10/2026), harga beras kualitas bawah I berada di angka Rp14.900 per kilogram.

Harga tersebut tidak berubah dibandingkan periode sebelumnya.

Beras kualitas bawah II juga masih bertahan di harga Rp14.750 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas medium I tetap dijual dengan harga Rp16.650 per kilogram.

Untuk beras kualitas medium II, terjadi kenaikan sebesar Rp50 atau 0,30 persen sehingga harganya menjadi Rp16.450 per kilogram.

Adapun beras kualitas super I atau setara premium tidak mengalami perubahan dan bertahan di Rp17.950 per kilogram.

Beras kualitas super II juga stabil di harga Rp17.400 per kilogram.

Dengan demikian, dari enam kelompok beras yang tercatat, lima jenis tidak mengalami perubahan harga, sedangkan satu jenis, yakni beras medium II, mengalami kenaikan tipis.

Harga Cabai Masih Mengalami Kenaikan

Di tengah stabilnya mayoritas harga beras, sejumlah jenis cabai justru mengalami kenaikan cukup tinggi.

Harga cabai merah besar naik Rp4.300 atau 6,06 persen menjadi Rp75.250 per kilogram.

BACA:  Cek Harga Beras Terbaru! Beras Super Kini Rp17.650 per Kg, Ini Daftar Lengkap Harga Pangan

Harga cabai merah keriting meningkat Rp3.200 atau 3,8 persen menjadi Rp87.500 per kilogram.

Sementara itu, cabai rawit hijau naik Rp2.900 atau 3,77 persen menjadi Rp79.750 per kilogram.

Cabai rawit merah juga mengalami kenaikan Rp350 atau 0,34 persen sehingga mencapai Rp103.800 per kilogram.

Dari empat jenis cabai tersebut, cabai rawit merah tercatat memiliki harga tertinggi.

Harga Daging Ayam dan Sapi Turun

Pergerakan berbeda terjadi pada komoditas daging. Harga daging ayam ras segar turun Rp550 atau 1,33 persen menjadi Rp40.800 per kilogram.

Harga daging sapi kualitas I juga mengalami penurunan Rp200 atau 0,13 persen menjadi Rp152.450 per kilogram.

Sementara itu, daging sapi kualitas II turun Rp550 atau 0,38 persen menjadi Rp143.450 per kilogram.

Penurunan harga pada kedua jenis daging sapi dan daging ayam tersebut menjadi salah satu perubahan yang terlihat dalam pemantauan harga pangan akhir pekan ini.

Harga Minyak Goreng dan Telur Ayam

Untuk komoditas minyak goreng, harga minyak goreng curah naik Rp50 atau 0,25 persen menjadi Rp20.350 per kilogram.

Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek 1 turun Rp50 atau 0,20 persen menjadi Rp24.350 per kilogram.

Adapun minyak goreng kemasan bermerek 2 masih stabil di angka Rp23.600 per kilogram.

Harga telur ayam ras segar juga tidak mengalami perubahan dan bertahan di Rp29.700 per kilogram.

Harga Bawang dan Gula Pasir

Komoditas bumbu dapur menunjukkan pergerakan yang berbeda. Harga bawang merah ukuran sedang naik Rp100 atau 0,27 persen menjadi Rp37.150 per kilogram.

Sementara itu, harga bawang putih ukuran sedang turun Rp300 atau 0,77 persen menjadi Rp38.500 per kilogram.

Pada komoditas gula pasir, harga gula kualitas premium meningkat Rp50 atau 0,24 persen menjadi Rp20.550 per kilogram.

BACA:  Tak Ikut Naik, Harga Telur Ayam Ras Tetap Rp29.700 per Kg pada 17 Oktober 2026

Harga gula pasir lokal juga naik Rp50 atau 0,26 persen menjadi Rp19.300 per kilogram.

Masyarakat Perlu Memantau Perubahan Harga Pangan

Data PIHPS Bank Indonesia pada Sabtu (17/10/2026) memperlihatkan bahwa harga beras relatif stabil, meskipun beras medium II mengalami kenaikan tipis.

Di sisi lain, harga berbagai jenis cabai masih bergerak naik, sedangkan harga daging ayam dan sapi cenderung turun.

Perbedaan pergerakan harga tersebut menunjukkan pentingnya memantau perkembangan harga pangan secara berkala.

Informasi harga dapat menjadi bahan pertimbangan masyarakat dalam menyusun anggaran belanja dan menyesuaikan kebutuhan rumah tangga. (kangtop)