KONCOdewe.com – Harga gula pasir kualitas premium naik menjadi Rp20.550 per kilogram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, harga gula premium bertambah Rp50 atau sekitar 0,24 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kenaikan juga terjadi pada gula pasir lokal. Komoditas tersebut naik Rp50 atau 0,26 persen sehingga harganya mencapai Rp19.300 per kilogram.
Perubahan harga kedua jenis gula ini menjadi perhatian masyarakat, terutama rumah tangga dan pelaku usaha makanan maupun minuman yang menggunakan gula sebagai bahan baku sehari-hari.
Meski kenaikannya relatif tipis, perkembangan harga tetap perlu diperhatikan untuk membantu mengatur pengeluaran.
Harga Gula Pasir Premium Tembus Rp20.550 per Kg
Mengacu pada data PIHPS Bank Indonesia, gula pasir kualitas premium dijual dengan harga rata-rata Rp20.550 per kilogram setelah mengalami kenaikan Rp50.
Secara persentase, perubahan tersebut mencapai 0,24 persen.
Kenaikan ini menambah daftar komoditas pangan yang mengalami perubahan harga pada akhir pekan.
Bagi masyarakat yang rutin membeli gula untuk kebutuhan rumah tangga, informasi tersebut dapat menjadi acuan ketika menyusun anggaran belanja.
Gula pasir premium umumnya digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari pemanis minuman hingga bahan pembuatan kue dan makanan.
Karena itu, perubahan harga sekecil apa pun dapat menjadi pertimbangan bagi konsumen yang membeli dalam jumlah besar.
Harga Gula Pasir Lokal Naik Menjadi Rp19.300 per Kg
Selain gula premium, harga gula pasir lokal juga mengalami kenaikan.
PIHPS Bank Indonesia mencatat harganya mencapai Rp19.300 per kilogram, bertambah Rp50 atau sekitar 0,26 persen.
Dibandingkan gula pasir premium, harga gula lokal tercatat lebih rendah berdasarkan data tersebut. Selisih harga kedua komoditas mencapai Rp1.250 per kilogram.
Perbedaan ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi konsumen dalam memilih produk sesuai kebutuhan dan anggaran.
Namun, harga yang tersedia di pasar atau toko setempat dapat berbeda bergantung pada merek, kualitas, lokasi, dan kondisi distribusi.
Sejumlah Komoditas Pangan Lain Juga Berubah Harga
Pada periode yang sama, beberapa jenis cabai mengalami kenaikan cukup besar. Harga cabai merah besar naik Rp4.300 atau 6,06 persen menjadi Rp75.250 per kilogram.
Cabai merah keriting meningkat Rp3.200 menjadi Rp87.500 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau naik Rp2.900 menjadi Rp79.750 per kilogram.
Cabai rawit merah juga bertambah Rp350 menjadi Rp103.800 per kilogram.
Sementara itu, harga beras relatif stabil. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.900 per kilogram dan bawah II Rp14.750 per kilogram.
Beras medium I bertahan di Rp16.650 per kilogram, super I atau setara premium Rp17.950 per kilogram, serta super II Rp17.400 per kilogram.
Adapun beras medium II naik Rp50 menjadi Rp16.450 per kilogram.
Harga daging ayam ras segar justru turun Rp550 atau 1,33 persen menjadi Rp40.800 per kilogram.
Daging sapi kualitas I turun Rp200 menjadi Rp152.450 per kilogram, sedangkan kualitas II turun Rp550 menjadi Rp143.450 per kilogram.
Untuk minyak goreng, harga curah naik Rp50 menjadi Rp20.350 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerek 1 turun Rp50 menjadi Rp24.350 per kilogram, sementara kemasan bermerek 2 bertahan di Rp23.600 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar tidak berubah dan masih berada di Rp29.700 per kilogram.
Adapun bawang merah ukuran sedang naik Rp100 menjadi Rp37.150 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang turun Rp300 menjadi Rp38.500 per kilogram.
Pantau Harga Sebelum Berbelanja
Kenaikan harga gula pasir premium dan gula pasir lokal pada 17 Oktober 2026 menunjukkan bahwa perubahan harga pangan dapat terjadi pada berbagai komoditas dengan besaran berbeda.
Gula premium tercatat Rp20.550 per kilogram, sedangkan gula lokal berada di Rp19.300 per kilogram.
Masyarakat dapat memanfaatkan data PIHPS Bank Indonesia sebagai referensi untuk mengikuti perkembangan harga kebutuhan pokok.
Meski demikian, angka tersebut merupakan harga rata-rata dan tidak selalu sama dengan harga yang berlaku di setiap pasar.
Karena itu, membandingkan harga di beberapa tempat tetap menjadi langkah bijak sebelum berbelanja. (kangtop)












