Harga Minyak Goreng Curah Naik Jadi Rp20.350 per Kg, Kemasan Bermerek Berbeda Arah

Kombis49 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga minyak goreng curah naik menjadi Rp20.350 per kilogram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, komoditas tersebut mengalami kenaikan Rp50 atau sekitar 0,25 persen dibandingkan harga sebelumnya.

Sementara itu, harga minyak goreng kemasan bermerek 1 justru turun Rp50 atau 0,20 persen menjadi Rp24.350 per kilogram.

Berbeda dengan keduanya, minyak goreng kemasan bermerek 2 masih bertahan di angka Rp23.600 per kilogram.

Perbedaan pergerakan harga ini menjadi perhatian bagi masyarakat yang ingin mengatur pengeluaran rumah tangga, terutama untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari.

Konsumen dapat mempertimbangkan harga berdasarkan jenis minyak goreng yang biasa digunakan serta membandingkannya dengan harga di pasar setempat.

Harga Minyak Goreng Curah Tembus Rp20.350 per Kg

Mengacu pada data PIHPS Bank Indonesia, harga minyak goreng curah tercatat sebesar Rp20.350 per kilogram setelah naik Rp50.

Kenaikan tersebut relatif tipis, tetapi tetap menjadi informasi penting bagi konsumen maupun pelaku usaha kuliner yang menggunakan minyak goreng dalam jumlah cukup besar.

Minyak goreng curah kerap menjadi pilihan untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha makanan.

Karena itu, perubahan harga per kilogram dapat memengaruhi perhitungan biaya belanja, khususnya bagi pedagang gorengan dan usaha kuliner skala kecil.

Minyak Goreng Kemasan Bermerek 1 Turun

Berbeda dengan minyak goreng curah, harga minyak goreng kemasan bermerek 1 mengalami penurunan.

Harganya tercatat Rp24.350 per kilogram, turun Rp50 atau sekitar 0,20 persen.

Penurunan ini dapat menjadi pertimbangan bagi konsumen yang lebih memilih minyak goreng dalam kemasan.

Meski begitu, harga yang dibayarkan di toko dapat berbeda karena ukuran kemasan, merek, lokasi penjualan, dan kebijakan masing-masing pedagang.

BACA:  Harga Pangan Hari Ini 7 Juli 2026: Cabai Rawit Masih Mahal, Cek Harga Beras, Telur, hingga Minyak Goreng

Harga Minyak Goreng Kemasan Bermerek 2 Masih Stabil

Sementara itu, harga minyak goreng kemasan bermerek 2 belum mengalami perubahan.

Berdasarkan data yang sama, harganya masih berada di angka Rp23.600 per kilogram.

Dengan demikian, ketiga kelompok minyak goreng menunjukkan pergerakan yang berbeda pada 17 Oktober 2026.

Minyak goreng curah mengalami kenaikan, minyak goreng kemasan bermerek 1 turun, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek 2 tetap stabil.

Harga Bahan Pangan Lain Ikut Bergerak

Selain minyak goreng, sejumlah komoditas pangan juga mengalami perubahan harga. Cabai merah besar naik Rp4.300 atau 6,06 persen menjadi Rp75.250 per kilogram.

Cabai merah keriting meningkat Rp3.200 menjadi Rp87.500 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau naik Rp2.900 menjadi Rp79.750 per kilogram.

Adapun cabai rawit merah bertambah Rp350 menjadi Rp103.800 per kilogram.

Untuk beras, sebagian besar kualitas masih bertahan pada harga sebelumnya.

Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.900 per kilogram, bawah II Rp14.750 per kilogram, medium I Rp16.650 per kilogram, super I Rp17.950 per kilogram, dan super II Rp17.400 per kilogram.

Sementara itu, beras medium II naik Rp50 menjadi Rp16.450 per kilogram.

Harga daging ayam ras segar turun Rp550 menjadi Rp40.800 per kilogram.

Daging sapi kualitas I juga turun Rp200 menjadi Rp152.450 per kilogram, sedangkan kualitas II turun Rp550 menjadi Rp143.450 per kilogram.

Untuk komoditas lainnya, harga telur ayam ras segar masih stabil di Rp29.700 per kilogram.

Bawang merah ukuran sedang naik Rp100 menjadi Rp37.150 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang turun Rp300 menjadi Rp38.500 per kilogram.

Harga gula pasir kualitas premium naik Rp50 menjadi Rp20.550 per kilogram. Gula pasir lokal juga mengalami kenaikan Rp50 menjadi Rp19.300 per kilogram.

BACA:  Emas Pegadaian Naik Lagi, Ini Daftar Harga Antam, Galeri 24 dan UBS 20 September 2026

Konsumen Perlu Membandingkan Harga

Pergerakan harga minyak goreng pada Sabtu, 17 Oktober 2026, menunjukkan bahwa perubahan harga tidak selalu terjadi secara bersamaan pada setiap jenis produk.

Minyak goreng curah tercatat Rp20.350 per kilogram, minyak goreng kemasan bermerek 1 Rp24.350 per kilogram, dan minyak goreng kemasan bermerek 2 Rp23.600 per kilogram.

Masyarakat dapat menggunakan data PIHPS Bank Indonesia sebagai referensi untuk memantau perkembangan harga pangan.

Namun, harga aktual di pasar atau toko setempat bisa berbeda sehingga pengecekan langsung tetap diperlukan sebelum berbelanja. (kangtop)