KONCOdewe.com – Harga gula pasir premium di pasar eceran nasional tercatat Rp20.600 per kilogram pada Rabu (21/10/2026) malam.
Sementara itu, gula pasir lokal dijual dengan harga rata-rata Rp19.400 per kilogram berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, dengan pembaruan pukul 19.41 WIB.
Berdasarkan data tersebut, terdapat selisih harga Rp1.200 per kilogram antara gula pasir premium dan gula pasir lokal.
Perbedaan ini dapat menjadi pertimbangan masyarakat saat memilih kebutuhan pemanis untuk konsumsi rumah tangga maupun keperluan usaha kuliner.
Harga gula pasir menjadi salah satu komoditas yang perlu dipantau karena banyak digunakan dalam berbagai kebutuhan sehari-hari.
Data PIHPS Nasional dapat dijadikan referensi untuk mengetahui gambaran harga rata-rata di tingkat pedagang eceran.
Meskipun harga yang ditemui konsumen dapat berbeda sesuai kondisi pasar dan wilayah.
Perbandingan Harga Gula Pasir Premium dan Lokal
Mengacu pada pembaruan PIHPS Nasional, harga gula pasir premium mencapai Rp20.600 per kilogram. Adapun gula pasir lokal tercatat Rp19.400 per kilogram.
Berikut rincian harga kedua jenis gula tersebut:
- Gula pasir premium: Rp20.600 per kilogram.
- Gula pasir lokal: Rp19.400 per kilogram.
- Selisih harga: Rp1.200 per kilogram.
Dengan selisih tersebut, harga gula pasir lokal tercatat lebih rendah dibandingkan gula pasir premium.
Meski demikian, konsumen tetap perlu memperhatikan kualitas produk, kebutuhan penggunaan, serta harga yang berlaku di toko atau pasar setempat.
Harga Cabai Masih Bervariasi
Selain gula pasir, data PIHPS juga mencatat harga sejumlah komoditas cabai.
Cabai rawit merah berada di angka Rp103.250 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting mencapai Rp87.100 per kilogram.
Sementara itu, harga cabai rawit hijau tercatat Rp79.750 per kilogram dan cabai merah besar Rp75.850 per kilogram.
Perbedaan harga di antara jenis cabai tersebut menunjukkan bahwa setiap komoditas memiliki nilai jual yang berbeda di pasar eceran nasional.
Harga Bawang Merah dan Bawang Putih
Pada kelompok bumbu dapur, bawang merah ukuran sedang tercatat Rp37.100 per kilogram.
Sementara itu, bawang putih ukuran sedang berada di angka Rp38.550 per kilogram.
Kedua komoditas ini menjadi bagian dari kebutuhan pangan yang harganya dapat dipantau melalui data PIHPS Nasional.
Daftar Harga Beras Berdasarkan Kualitas
Harga beras nasional juga bervariasi berdasarkan kategori kualitas. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.950 per kilogram, sedangkan bawah II sebesar Rp14.750 per kilogram.
Untuk beras medium, harga medium I mencapai Rp16.650 per kilogram dan medium II Rp16.450 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas super I berada di angka Rp17.950 per kilogram dan super II Rp17.400 per kilogram.
Informasi tersebut dapat membantu masyarakat membandingkan harga beras sebelum menentukan pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran belanja.
Harga Daging Ayam, Sapi, dan Telur
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar tercatat Rp40.350 per kilogram.
Adapun daging sapi kualitas 1 mencapai Rp153.050 per kilogram, sedangkan kualitas 2 sebesar Rp144.100 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar tercatat Rp29.650 per kilogram berdasarkan pembaruan data pada Rabu malam.
Harga Minyak Goreng di Pasar Eceran
PIHPS Nasional juga mencatat harga minyak goreng curah sebesar Rp20.250 per kilogram.
Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek 1 dijual dengan harga rata-rata Rp24.300 per kilogram dan kemasan bermerek 2 sebesar Rp23.600 per kilogram.
Perbedaan harga minyak goreng tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan masyarakat dalam mengatur pengeluaran kebutuhan dapur.
Jadikan Data Harga sebagai Referensi Belanja
Data PIHPS Nasional pada Rabu (21/10/2026) pukul 19.41 WIB menunjukkan harga gula pasir premium sebesar Rp20.600 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal Rp19.400 per kilogram.
Selisih Rp1.200 per kilogram itu dapat menjadi informasi awal bagi masyarakat sebelum berbelanja.
Meski demikian, harga yang tercatat merupakan rata-rata nasional.
Harga aktual di pasar tradisional, toko, maupun pusat perbelanjaan dapat berbeda bergantung pada lokasi, kondisi pasokan, dan kebijakan penjual. (kangtop)










