KONCOdewe.com – Harga cabai rawit hijau mengalami kenaikan cukup tajam pada Sabtu (10/10/2026).
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, harga komoditas ini bertambah Rp6.550 atau 9,32% menjadi Rp76.850 per kilogram.
Kenaikan tersebut terjadi di tengah meningkatnya harga sejumlah jenis cabai lainnya.
Perubahan harga cabai menjadi salah satu sorotan dalam perkembangan pangan harian, sementara beberapa komoditas lain justru mengalami penurunan.
Harga Cabai Rawit Hijau Melonjak
Kenaikan harga cabai rawit hijau membuat komoditas ini semakin mahal dibandingkan hari sebelumnya.
Dengan harga mencapai Rp76.850 per kilogram, masyarakat perlu memperhatikan perubahan harga ketika berbelanja kebutuhan dapur.
Tak hanya cabai rawit hijau, harga cabai merah besar juga meningkat Rp7.800 atau 12,35% menjadi Rp70.950 per kilogram.
Cabai merah keriting mengalami kenaikan Rp9.600 atau 12,85%, sehingga mencapai Rp84.300 per kilogram.
Sementara itu, cabai rawit merah naik Rp2.900 atau 2,88% menjadi Rp103.450 per kilogram.
Angka tersebut masih menjadi harga tertinggi di antara jenis cabai yang tercatat dalam data PIHPS pada hari itu.
Harga Beras Ikut Mengalami Kenaikan
Di kelompok beras, harga kualitas bawah II naik Rp50 atau 0,34% menjadi Rp14.750 per kilogram.
Beras medium I juga bertambah Rp50 atau 0,3% menjadi Rp16.650 per kilogram.
Beras kualitas super II turut naik Rp50 atau 0,29% menjadi Rp17.400 per kilogram.
Adapun beras kualitas bawah I masih bertahan di Rp14.900 per kilogram, beras medium II tetap Rp16.400 per kilogram, dan beras super I tidak berubah pada Rp17.950 per kilogram.
Harga Daging Ayam Turun, Daging Sapi Naik
Pergerakan harga yang berbeda terlihat pada komoditas pangan hewani. Harga daging ayam ras segar turun Rp550 atau 1,31% menjadi Rp41.350 per kilogram.
Telur ayam ras segar juga turun Rp150 atau 0,5% menjadi Rp29.700 per kilogram.
Sebaliknya, daging sapi kualitas I naik Rp100 atau 0,07% menjadi Rp152.650 per kilogram.
Daging sapi kualitas II juga meningkat Rp600 atau 0,42% menjadi Rp144.000 per kilogram.
Bawang dan Minyak Goreng Curah Turun
Harga bawang merah ukuran sedang turun Rp250 atau 0,67% menjadi Rp37.050 per kilogram.
Bawang putih ukuran sedang juga mengalami penurunan Rp150 atau 0,39% menjadi Rp38.500 per kilogram.
Minyak goreng curah turun Rp100 atau 0,49% menjadi Rp20.300 per kilogram.
Namun, minyak goreng kemasan bermerek 1 naik Rp50 menjadi Rp24.400 per kilogram, sedangkan kemasan bermerek 2 meningkat Rp50 menjadi Rp23.600 per kilogram.
Harga Gula Pasir Naik
Kenaikan juga terjadi pada gula pasir. Harga gula pasir kualitas premium bertambah Rp150 atau 0,74% menjadi Rp20.500 per kilogram.
Sementara itu, gula pasir lokal naik Rp100 atau 0,52% menjadi Rp19.250 per kilogram.
Data PIHPS tersebut memperlihatkan bahwa harga pangan bergerak beragam.
Kenaikan cabai rawit hijau hingga Rp76.850 per kilogram menjadi salah satu perubahan yang perlu diperhatikan masyarakat.
Meskipun sejumlah komoditas lain seperti daging ayam, telur, bawang, dan minyak goreng curah mengalami penurunan.
Harga di pasar setempat dapat berbeda bergantung pada wilayah, kondisi pasokan, dan pedagang.(kangtop)












