Harga Daging Sapi 9 Oktober 2026: Kualitas 1 Tembus Rp152.650 per Kg

Kombis53 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga daging sapi di pasar terpantau bergerak naik pada Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 17.18 WIB.

Berdasarkan data harga rata-rata dan perubahan, daging sapi kualitas 1 dibanderol Rp152.650 per kilogram, naik Rp100 atau sekitar 0,07 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara itu, daging sapi kualitas 2 tercatat sebesar Rp144.000 per kilogram, mengalami kenaikan Rp600 atau 0,42 persen.

Pergerakan harga daging sapi tersebut terjadi di tengah perubahan harga sejumlah kebutuhan pokok lainnya.

Daging ayam ras segar justru turun Rp550 menjadi Rp41.350 per kilogram. Adapun harga telur ayam ras segar melemah Rp150 menjadi Rp29.700 per kilogram.

Kenaikan paling mencolok terlihat pada kelompok cabai.

Cabai merah keriting naik Rp9.600 menjadi Rp84.300 per kilogram, sedangkan cabai merah besar meningkat Rp7.800 menjadi Rp70.950 per kilogram.

Cabai rawit hijau mencapai Rp76.850 per kilogram setelah naik Rp6.550, sementara cabai rawit merah naik Rp2.900 menjadi Rp103.450 per kilogram.

Untuk komoditas lainnya, bawang merah ukuran sedang turun Rp250 menjadi Rp37.050 per kilogram, sedangkan bawang putih turun Rp150 menjadi Rp38.800 per kilogram.

Harga beras kualitas bawah I bertahan di Rp14.900 per kilogram, beras medium I berada di Rp16.650, dan beras super I tetap Rp17.950 per kilogram.

Harga gula pasir premium naik Rp150 menjadi Rp20.500 per kilogram, sementara gula pasir lokal meningkat Rp100 menjadi Rp19.250 per kilogram.

Minyak goreng curah turun Rp100 menjadi Rp20.300 per kilogram. Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek 1 naik menjadi Rp24.400 dan kemasan bermerek 2 menjadi Rp23.600 per kilogram.

Data tersebut menunjukkan bahwa harga daging sapi masih berada di atas Rp140.000 per kilogram untuk kedua kategori kualitas.

BACA:  Cabai Rawit Hijau Masih Dibanderol Rp47.300 per Kg, Bagaimana Komoditas Lainnya?

Konsumen dapat menjadikan perkembangan harga ini sebagai bahan pertimbangan saat berbelanja, terutama menjelang kebutuhan rumah tangga yang meningkat. (kangtop)