Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026, Ini Daftar Harga BBM Terbaru

Kombis97 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina pada Jumat, 16 Oktober 2026, masih mengikuti ketentuan harga yang berlaku sejak 1 Oktober 2026.

Hingga pertengahan bulan ini, belum ada perubahan harga untuk BBM subsidi maupun nonsubsidi.

Pemerintah memastikan harga Pertalite dan Biosolar subsidi tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026.

Kebijakan tersebut ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga energi.

Sementara itu, harga BBM nonsubsidi, seperti Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, masih dipertahankan.

Meski demikian, penetapan harga BBM nonsubsidi tetap mempertimbangkan perkembangan pasar dan sejumlah faktor ekonomi.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa harga BBM subsidi maupun nonsubsidi per 1 Oktober 2026 masih sama dengan harga pada September.

“Per 1 Oktober harga BBM baik subsidi dan nonsubsidi masih tetap sama dengan harga per bulan September,” ujar Kitty di Jakarta.

Ia menjelaskan, keputusan mempertahankan harga BBM subsidi hingga akhir tahun sejalan dengan arahan pemerintah.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan bakar tanpa terbebani kenaikan harga.

Adapun untuk BBM nonsubsidi, Pertamina Patra Niaga terus memperhatikan berbagai pertimbangan sebelum menentukan kebijakan harga.

Faktor yang menjadi perhatian antara lain kondisi masyarakat dan perkembangan harga minyak dunia.

“Maka sampai saat ini, masih diterapkan harga yang sama dengan periode sebelumnya,” kata Kitty.

Harga Pertamax dan BBM Nonsubsidi Masih Dievaluasi

Di sisi lain, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax, perlu dievaluasi dengan memperhatikan perkembangan pasar selama Oktober 2026.

BACA:  Tak Sama di Semua Daerah, Begini Daftar Harga BBM Pertamina 9 September 2026

Evaluasi tersebut berkaitan dengan pergerakan harga minyak mentah dunia dan Indonesian Crude Price (ICP), yang menjadi salah satu acuan dalam mempertimbangkan penyesuaian harga BBM.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan evaluasi harga BBM nonsubsidi semestinya dilakukan setiap bulan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas).

Meski demikian, ia menyatakan akan mengecek kembali proses evaluasi untuk periode Oktober 2026.

“Nah untuk Pertamax, ini kan menyesuaikan dengan keekonomian. Jadi seharusnya itu dari Dirjen Migas sudah menyampaikan evaluasi, saya cek lagi ya,” kata Yuliot di Kantor Kementerian ESDM.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas keputusan Pertamina Patra Niaga yang tetap mempertahankan harga BBM nonsubsidi mulai 1 Oktober 2026.

Dengan demikian, harga BBM nonsubsidi masih menunggu hasil evaluasi dan keputusan penetapan harga berikutnya.

Masyarakat dapat memantau pengumuman resmi Pertamina untuk mengetahui apabila terdapat perubahan harga pada periode mendatang.

Daftar Harga BBM Pertamina Jumat, 16 Oktober 2026

Berikut daftar harga BBM Pertamina berdasarkan informasi yang disampaikan untuk periode Oktober 2026:

  • Biosolar subsidi: Rp6.800 per liter
  • Pertalite: Rp10.000 per liter
  • Pertamax: Rp15.950 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp19.150 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.600 per liter
  • Dexlite: Rp23.700 per liter
  • Pertamina Dex: Rp25.200 per liter

Harga tersebut menjadi acuan untuk wilayah yang menerapkan tarif sebagaimana tercantum dalam daftar.

Konsumen perlu memperhatikan kemungkinan perbedaan harga di wilayah lain.

Pada Jumat, 16 Oktober 2026, harga BBM Pertamina masih mengacu pada ketentuan per 1 Oktober 2026.

Harga Pertalite dan Biosolar subsidi dipertahankan hingga akhir tahun sesuai kebijakan pemerintah, sedangkan harga BBM nonsubsidi tetap dapat dievaluasi mengikuti perkembangan harga minyak dunia dan kondisi pasar. (kangtop)