KONCOdewe.com – Harga cabai rawit merah di tingkat pedagang eceran secara nasional mencapai Rp103.800 per kilogram pada Minggu, 18 Oktober 2026.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, cabai rawit merah menjadi jenis cabai dengan harga tertinggi di antara empat komoditas cabai yang tercatat.
Harga tersebut menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi rumah tangga yang menggunakan cabai sebagai bumbu masakan sehari-hari.
Pergerakan harga cabai dapat memengaruhi pengeluaran belanja dapur, meskipun harga yang berlaku di setiap daerah bisa berbeda.
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah keriting tercatat Rp87.500 per kilogram.
Cabai rawit hijau berada di angka Rp79.750 per kilogram, sedangkan cabai merah besar dijual dengan harga rata-rata Rp75.250 per kilogram.
Daftar Harga Cabai Nasional 18 Oktober 2026
Mengacu pada data PIHPS Nasional, berikut rincian harga cabai di tingkat pedagang eceran secara nasional:
- Cabai rawit merah: Rp103.800 per kg
- Cabai merah keriting: Rp87.500 per kg
- Cabai rawit hijau: Rp79.750 per kg
- Cabai merah besar: Rp75.250 per kg
Dari daftar tersebut, cabai rawit merah menempati posisi teratas dengan harga Rp103.800 per kilogram.
Sementara itu, cabai merah besar memiliki harga paling rendah di antara empat jenis cabai tersebut, yakni Rp75.250 per kilogram.
Perbedaan harga ini dapat menjadi bahan pertimbangan konsumen ketika memilih cabai sesuai kebutuhan dan anggaran.
Namun, data tersebut merupakan rata-rata nasional, sehingga harga di pasar tradisional, toko sayur, dan pusat perbelanjaan setempat bisa berbeda.
Harga Beras Berdasarkan Kualitas
Selain cabai, PIHPS Nasional juga mencatat harga beras berdasarkan kategori kualitas.
Beras kualitas bawah II tercatat Rp14.750 per kilogram, sedangkan kualitas bawah I dijual Rp14.900 per kilogram.
Untuk kategori medium, harga beras medium I mencapai Rp16.650 per kilogram dan medium II Rp16.450 per kilogram.
Adapun beras super I tercatat Rp17.950 per kilogram, sementara super II berada di angka Rp17.400 per kilogram.
Berikut rincian harga beras nasional pada 18 Oktober 2026:
- Beras kualitas bawah I: Rp14.900 per kg
- Beras kualitas bawah II: Rp14.750 per kg
- Beras kualitas medium I: Rp16.650 per kg
- Beras kualitas medium II: Rp16.450 per kg
- Beras kualitas super I: Rp17.950 per kg
- Beras kualitas super II: Rp17.400 per kg
Beras super I menjadi kategori dengan harga tertinggi dalam daftar tersebut, sedangkan beras bawah II tercatat sebagai yang paling rendah.
Harga Bawang Merah dan Bawang Putih
Untuk komoditas bawang, harga bawang merah ukuran sedang tercatat Rp37.150 per kilogram.
Sementara itu, bawang putih ukuran sedang berada di angka Rp38.500 per kilogram.
Kedua komoditas tersebut banyak digunakan untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
Karena itu, informasi harga bawang juga dapat membantu masyarakat memperkirakan biaya belanja rumah tangga.
Harga Daging Ayam dan Sapi
Pada kelompok protein hewani, daging ayam ras segar tercatat Rp40.800 per kilogram.
Sementara itu, daging sapi kualitas I mencapai Rp152.450 per kilogram dan kualitas II sebesar Rp143.450 per kilogram.
Perbedaan harga daging berdasarkan kualitas dapat menjadi pertimbangan masyarakat dalam menyesuaikan pilihan bahan makanan dengan kebutuhan keluarga.
Harga Gula Pasir, Minyak Goreng, dan Telur
Harga gula pasir premium tercatat Rp20.550 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal berada di angka Rp19.300 per kilogram.
Untuk minyak goreng, harga curah mencapai Rp20.350 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerek 1 dijual Rp24.350 per kilogram, sementara kemasan bermerek 2 tercatat Rp23.600 per kilogram.
Adapun harga telur ayam ras segar berada di angka Rp29.700 per kilogram.
Pantau Harga Pangan untuk Mengatur Belanja
Data PIHPS Nasional memberikan gambaran mengenai harga rata-rata berbagai bahan pangan di tingkat pedagang eceran.
Informasi tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memantau perkembangan harga dan menyusun anggaran belanja secara lebih terencana.
Meski demikian, harga di pasar setempat dapat berbeda karena dipengaruhi kondisi pasokan, permintaan, kualitas barang, dan wilayah penjualan.
Masyarakat sebaiknya tetap mengecek harga di pasar terdekat sebelum berbelanja, terutama untuk komoditas seperti cabai rawit merah yang tercatat mencapai Rp103.800 per kilogram. (kangtop)







